<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982</id><updated>2011-08-21T22:02:58.019+08:00</updated><title type='text'>Rumah KAMU</title><subtitle type='html'>" A different world can not be created by indifferent people, be different in the best way of possible and together we can make a difference! "</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>52</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-5953554843655854918</id><published>2009-01-13T18:56:00.002+08:00</published><updated>2009-01-13T19:08:36.944+08:00</updated><title type='text'>Berita Duka</title><content type='html'>Innalilahi Wainnailaihi Rojiun..&lt;br /&gt;Telah berpulang mendahului kita semua, saudara &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"Hamrat Hamka"&lt;/span&gt; (Youth Camp 2003)&lt;br /&gt;pada hari Selasa, 13 Januari 2009 dan dimakamkan di Sinjai ba'da Dzuhur&lt;br /&gt;Semoga segala amal-ibadahnya diterima oleh-Nya dan khilaf serta kesalahannya dimaafkan.&lt;br /&gt;Bagi keluarga dan rekan-rekan almarhum, semoga diberikan keikhlasan dan ketabahan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan, kawan... !!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-5953554843655854918?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/5953554843655854918/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=5953554843655854918' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/5953554843655854918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/5953554843655854918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2009/01/berita-duka.html' title='Berita Duka'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-4960493250887459071</id><published>2008-08-29T15:46:00.000+08:00</published><updated>2008-08-29T16:04:40.725+08:00</updated><title type='text'>Catatan Dari Perjalanan Di Tembi</title><content type='html'>Berikut adalah catatan dari Alumni YC07 Fikri, oleh-oleh sewaktu ada kegiatan Indonesia Youth Media Camp di Tembi, Jogja... Tulisannya ini dimuat di Media Online Panyingkul! Bisa juga di baca di &lt;a href="http://www.panyingkul.com/view.php?id=950&amp;amp;jenis=kabarkita"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.................................................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Indonesian Youth Media Camp mempersembahkan, sebuah Radio Diary…Radio Diary,” demikian terdengar suara perempuan yang nampaknya seorang penyiar radio. Cara berbicara perempuan itu riang menghias malam yang dingin di ruang makan Rumah Budaya Tembi, Bantul, Yogyakarta. Sebentar lagi, rekaman suara kami dalam bentuk &lt;i&gt;testimonial radio diary&lt;/i&gt; akan dikumandangkan. Kami, para peserta yang terlibat dalam pembuatannya, merasa kurang percaya diri. Mungkin karena ini merupakan pengalaman pertama kami memproduksi program seperti itu. Berbeda dengan mereka yang sudah biasa terlibat produksi film indi atau dokumenter, tentunya tidak segugup kami yang para pemula ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa gugup itu semakin kami rasakan karena sebelum karya tiap kelompok diputar, sebelumnya para ”produser” harus menyampaikan kesan dan pengalaman yang didapatkan saat proses membuat karya kelompok tersebut kepada para peserta lain dan juga para merntor dan panitia acara yang berjudul ”Indonesian Youth Media Camp 2008” itu. Selain itu, tentu turut juga menyimak, mereka yang bekerja di rumah makan tersebut. ”Wadduuh... kelompokku yang pertama, lagi!” ujar Teja, peserta dari komunitas Forum Anak Cirebon, mewakili perasaan kami yang rupanya sama-sama tegang. Untungnya, ketegangan itu kemudian bisa mencair dan berubah menjadi suasana yang sangat menyenangkan, sebab terjalin keakraban antara para peserta yang rupanya senang melucu satu sama lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pemutaran video diary dan radio diary, saatnya tim Komite Muda menjelaskan mengenai Indonesian Youth Media Festival 2008 yang akan berlangsung keesokan harinya. Bertempat di Taman Purawisata, Yogya, acara yang digelar pada 9 Juli 2008 yang diselenggarakan oleh Tim Komite Muda yang pernah mengikuti beberapa program "Kampung Halaman", dapat diikuti gratis oleh para pengunjung Taman Purawisata. Namun sayang, karena peserta umumnya sudah cukup letih usai melakukan perjalanan wisata di pagi harinya hingga menjelang petang, mulai dari mengunjungi Candi Prambanan, Istana Keraton dan juga Malioboro, penjelasan itu tak begitu disimak akibat rata-rata sudah didera rasa ngantuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;IYMCF 2008&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesian Youth Media Camp &amp;amp; Festival 2008 merupakan bengkel kerja “melek media” yang diadakan organisasi “Kampung Halaman” yang berlangsung selama delapan hari, tanggal 2 – 9 Juli 2008 dan berlokasi di Yogyakarta. Program ini terdiri atas dua bagian, yaitu Indonesian Youth Media Camp (IYMC) dan Indonesia Youth Media Festival (IYMF). Lokasi dan tanggalnya pun tidak sama. Untuk IYMC, kegiatannya dimulai dari 2 – 8 Juli 2008, bertempat di Rumah Budaya Tembi, Bantul. Sedangkan IYMF berlangsung hanya dalam sehari, yaitu 9 Juli 2008, di Taman Purawisata. Kedua lokasi ini masih dalam wilayah D.I. Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tema besar dari program ini yang tujuannya mempertemukan berbagai komunitas remaja yang tersebar di seluruh Nusantara ini adalah &lt;i&gt;Ayo Berbagi Cerita&lt;/i&gt;. Diharapkan, para pserta secara merdeka dapat menyampaikan pemikiran masing-masing tentang kehidupan sekitar melalui media. IYMCF mengharapkan agar para remaja tidak lagi menjadi konsumen pasif media yang selama ini biasanya menjadi subyek yang memproduksi citra tunggal bersifat konsumtif tentang mereka. Untuk itu, para remaja perlu diberi bimbingan oleh para mentor profesional tentang bagaimana menyampaikan cerita dan pemikiran melalui lima media yang dalam acara ini disebut &lt;i&gt;video diary, radio diary, koran komunitas, blog,&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;My Motto T-Shirt&lt;/i&gt; sebagai image tandingan dari image remaja hideonis di media mainstrem selama ini.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Video diary adalah video yang ceritanya berangkat dari pengalaman dekat para peserta. Pengalaman dekat maksudnya segala sesuatu yang mereka lihat, dengar, dan rasakan setiap hari di lingkungan sekitar. Secara teknis tidak berbeda dengan film dokumenter. Di video diary para peserta belajar tentang penggunaan kamera, teknik pengambilan gambar, penulisan naskah, ataupun editing. Sedangkan radio diary merupakan sebuah program radio yang ceritanya juga berangkat dari pengalaman dekat peserta. Di kelas ini, para peserta belajar bagaimana menciptakan &lt;i&gt;theater of mind&lt;/i&gt;, menulis naskah yang menarik, teknik menggunakan alat perekam, cara mengatur nafas saat merekam suara, intonasi, &lt;i&gt;sound effect&lt;/i&gt;, ataupun editing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulanya, mayoritas dari 31 peserta dari 17 komunitas memilih kelas video diary. Ini karena ada beberapa komunitas yang kedua perwakilannya memilih kelas ini, termasuk saya dan Kak Windah yang sama-sama berasal dari satu komunitas, yakni Rumah Kamu (Rumah Kaum Muda). Namun agar seimbang, harus ada yang mengalah beralih ke radio diary. Ada beberapa peserta yang &lt;i&gt;suit&lt;/i&gt; atau dalam bahasa Makassar disebut &lt;i&gt;pus&lt;/i&gt; untuk menentukan siapa yang harus pindah. Tentu yang kalahlah yang harus pindah ke kelas radio diary.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami yang mengikuti kelas radio diary, cukup bisa menikmati materi yang diajarkan. Banyak hal baru yang kami dapatkan yang membuat kami betah dan menikmati belajar di kelas ini. Salah satu penyebabnya mungkin karena saat pertama kali di kelas ini, para mentor memutarkan beberapa contoh rekaman yang cukup menarik dari radio diary yang telah diputar di stasiun-stasiun radio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya kami dilibatkan secara aktif dalam pelajaran. Sebelum membuat radio diary, setiap kelompok harus menentukan tema cerita mereka. Kelompok saya terdiri dari Widya (Cirebon), Sukron (Indramayu), Danang (Jogja), saya dan seorang fasilitator pendamping bernama Saiful. Tema kelompok kami saat itu adalah ’bertanggung jawab pada diri sendiri’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Para Peserta&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang telah disinggung sedikit di atas, para peserta yang mengikuti program yang pertama kali diadakan ini berasal dari 17 komunitas dari berbagai daerah di Indonesia. Kebanyakan peserta merupakan pelajar SMU, selebihnya pelajar SMP, mahasiswa, dan ada juga yang tidak sekolah. Setiap komunitas membawa 2 perwakilan pesertanya. Jumlah peserta semuanya 31 orang. (Ada 3 komunitas yang masing-masing hanya membawa seorang perwakilannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama seminggu lebih sehari kami bersama, saya mendapatkan teman-teman yang masing-masing memiliki karakter, keunikan, bakat, dan kisahnya sendiri. Misalnya saja salah satu rekan yang ternyata termasuk jenis manusia unik, karena sejak kecil hingga kini suka makan sabun mandi, dan tak terjadi sesuatu yang membahayakan kesehatan dirinya. Adapula rekan peserta yang ternyata sudah pernah menjadi penyiar radio. Namanya Sukron, ia jadi penyiar di Sanggar Teratai. Ia mengaku pernah tinggal di Jakarta selama dua tahun lantaran kabur dari rumah. Alasan sebenarnya adalah hal yang klasik, yaitu hambatan ekonomi. Ia ke ibukota tanpa uang sepeserpun. Ia hanya membawa gitar yang dipinjamnya dari seorang teman. Dengan modal itu, ia menumpang bis dari Indramayu ke Jakarta sambil mengamen. ”Kan kalau pengamen gak usah bayar,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dua yang unik di atas, ada pula peserta yang datang dari rimba. Tepatnya dari pemukiman suku Anak Dalam di pedalaman Jambi. Mereka adalah Bekinya (19) dan Sepinta (18), perwakilan Komunitas Konservasi Indonesia – WARSI. Saat pertama berkenalan di kamar peserta, keduanya tampak canggung. Bukan mereka yang memperkenalkan diri. Abdul Rahman, fasilitator merekalah yang memperkenalkan keduanya kepada kami para peserta yang ada di situ. ”Mereka belum terlalu lancar berbahasa Indonesia. Jadi, sering-sering aja diajak ngobrol supaya akrab, ya!” pesan Abdul Rahman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal positif yang didapatkan para peserta dalam acara ini. Bukan sekedar materi yang memang sudah ditargetkan panitia untuk ditransferkan, tapi juga berbagi cerita yang sebenar-benarnya dari para peserta yang berasal dari daerah yang berbeda-beda. Sosok-sosok peserta dalam acara itu sepertinya bisa mementahkan imej hidonis yang dicitrakan kebanyakan sinetron Indonesia, sebagaimana motto panitia : ”Kami percaya di mana pun, anak muda adalah komunitas terpenting yang bisa menjamin keberhasilan proses regenerasi pengetahuan di masyarakat.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-4960493250887459071?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/4960493250887459071/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=4960493250887459071' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/4960493250887459071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/4960493250887459071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2008/08/catatan-dari-perjalanan-di-tembi.html' title='Catatan Dari Perjalanan Di Tembi'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-2401627835255161867</id><published>2008-04-23T21:48:00.000+08:00</published><updated>2008-04-23T21:57:54.687+08:00</updated><title type='text'>Pemutaran Film "Into The Wild"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i62.photobucket.com/albums/h95/nyomanz/intothewild.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 293px; height: 431px;" src="http://i62.photobucket.com/albums/h95/nyomanz/intothewild.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Pemutaran Film " Into The Wild "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sabtu, 26 April 2008&lt;br /&gt;Pukul 19.00 - selesai&lt;br /&gt;di Cafe Baca Biblioholic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kerjasama : Cafe Baca Biblioholic &amp;amp; Rumah KaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:black;"   lang="EN-US" &gt;Judul: Into the Wild&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   lang="EN-US" &gt;&lt;br /&gt;Sutradara: Sean Penn&lt;br /&gt;Skenario: Sean Penn&lt;br /&gt;Berdasarkan buku karya Jon Krakauer&lt;br /&gt;Pemain: Emile Hirsch, William Keener, Marcia Hay Garden, Hal Holbrook&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   lang="EN-US" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan hidup di antara kebesaran alam tanpa peta; tanpa jam dan tanpa peradaban. Inikah yang dicari seorang Chris McCandles di ujung dua tahun petualangannya di dalam keganasan alam? Sutradara Sean Penn mengangkat Into the Wild karya Jon Krakauer ke layar lebar, buku berdasarkan kisah nyata Chris McCandles, putra sulung dari sebuah keluarga yang berkecukupan. Pendidikan tinggi di Emory College melicinkan jalannya meneruskan ilmu hukum di Universitas Harvard; sementara orang tuanya yang bangga menyiapkan hadiah mobil bagi Chris yang sudah menjadi sarjana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Chris menginginkan jalan yang berbeda.Dia membakar kartu kredit dan kartu identitasnya; dia menyumbangkan uang tabungan US$ 24 ribu (yang disiapkan untuk biaya pendidikan ke Harvard) ke Oxfam; dan dia meninggalkan Washington beserta mobilnya; dengan ransel, sedikit beras, serta beberapa botol air minum, dia pergi bertualang mencari diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan suara Eddie Vedder (vokalis Pearl Jam), Sean Penn memulai filmnya di tengah perjalanan Chris—yang menggunakan nama samaran Alexander Supertramp—di Alaska. Film itu dimulai dengan beberapa kalimat buku harian Chris yang ditulis di tengah layar; teknik yang jarang digunakan para sineas, tapi tampak begitu pas, liar sekaligus menimbulkan rasa ingin tahu yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dicari Chris? Apa dia gila; otaknya terbalik atau dia memang ingin bermesraan dan berpelukan dengan alam yang—sering begitu—ganas dan kejam?&lt;br /&gt;Pada akhirnya, Chris menemukan kedamaian di dalam sunyi.(&lt;b&gt;Leila S. Chudori&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(Dari Majalah TEMPO Edisi. 43/XXXVI/17 - 23 Desember 2007)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;Buku “Into The Wild” (non fiksi) karya Jon Krakauer dapat dibaca di Cafe Baca Biblioholic&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-2401627835255161867?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/2401627835255161867/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=2401627835255161867' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/2401627835255161867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/2401627835255161867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2008/04/pemutaran-film-into-wild.html' title='Pemutaran Film &quot;Into The Wild&quot;'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-7163478531858868811</id><published>2008-02-14T18:59:00.001+08:00</published><updated>2008-02-14T19:23:45.654+08:00</updated><title type='text'>Kerjasama Yes ! Kompetisi No!</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Berikut Catatan dari Alumni Youth Camp 2008, FENNY KRISTANTI yang membagikan pengalamannya mengikuti Program Youth Camp. Artikel ini dimuat di media online Panyingkul! pada hari Senin 11 Februari 2008. Bisa dilihat pula di &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 102);" href="http://www.panyingkul.com/view.php?id=725&amp;amp;jenis=kabarkita"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 102);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Citizen reporter &lt;/span&gt;&lt;b style="font-style: italic;"&gt;Fenny Kristanti&lt;/b&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;, siswi SMAN 1 Makassar yang mengikuti program &lt;/span&gt;&lt;i style="font-style: italic;"&gt;Youth Camp&lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; 2008 yang diselenggarakan Rumah Kaum Muda, Makassar membagi pengalamannya mengenai pendidikan alternatif yang membuka wawasan dan kesadarannya sebagai seorang pelajar. Salah satu yang dipelajarinya selama sebelas hari tinggal di desa, bahwa kegiatan belajar berbasis kerjasama jauh lebih efektif dan menumbuhkan kepercayaan diri, dibandingkan metode pengajaran yang berbasis kompetisi semata. (p&lt;/span&gt;&lt;i style="font-style: italic;"&gt;!&lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i62.photobucket.com/albums/h95/nyomanz/11februari2008b.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://i62.photobucket.com/albums/h95/nyomanz/11februari2008b.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wow! Itulah kata yang tepat untuk mengekspresikan perasaan saya. Bersama 19 siswa-siswi SMA dari berbagai sekolah se-Sulsel, saya mengikuti Youth Camp, program tahunan Rumah Kamu (Rumah Kaum Muda), berupa pendidikan alternatif dalam bentuk penelitian lapangan. Ini adalah pengalaman pertama saya mengikuti program penelitian untuk remaja yang dilaksanakan di luar daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program ini berlangsung dari tanggal 5-16 Januari 2008 lalu. Youth Camp tahun ini mengambil lokasi di Bulukumba. Tepatnya di Dusun Bogo dan Tatturaeng, Kelurahan Ekatiro, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba. Untuk mencapai tempat ini, kami menempuh perjalanan sekitar 6 jam dari Makassar. Daerah ini berada di pesisir pantai, namun mata pencaharian penduduknya lebih dominan bertani dan berkebun. Selama 8 hari kami tinggal di dusun tersebut bersama para penduduk yang menjadi orang tua angkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami dibagi ke dalam beberapa kelompok penelitian sesuai minat masing-masing dan didampingi oleh dua orang fasilitator. Bidang-bidang penelitian untuk Youth Camp 2008 ini adalah sejarah lokal, mata pencaharian, kesehatan lingkungan, pendidikan, dan pemanfaatan SDA (sumber daya alam). Saya sendiri adalah salah satu anggota dari kelompok penelitian bidang pendidikan. Saya dan ketiga orang teman saya; Andi Nurfadillah (SMAN 3 Watan Soppeng), Samriana dan Aksan Surya Wijaya (SMAN 5 Pare-Pare) kemudian mendiskusikan hal apa yang menarik perhatian kami sehingga memilih masuk dalam penelitian bidang pendidikan. Dan pertanyaan yang tepat untuk menggambarkan pusat perhatian kami adalah “Apakah yang diajarkan di sekolah dan fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh sekolah tersebut memiliki benang merah dengan cita-cita siswa itu sendiri?” Untuk menjawab pertanyaan itu maka dibentuklah kelompok penelitian bidang pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh pengalaman yang sangat berkesan bagi saya saat mewawancarai para siswa siswi SDN 138 Basokeng, SMPN 1 Bontotiro, MTsN 1 Bontotiro, dan SMAN 1 Bontotiro. Mewawancarai pelajar berbagai usia! Ini belum pernah terjadi dalam hidup saya. Di sekolah saya di Makassar, saya memang pernah mewawancarai anak SMA. Tapi saya sama sekali belum pernah mewawancarai anak SD. Kata-kata yang kami gunakan haruslah sesederhana mungkin agar mereka dapat mengerti pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Saya juga harus menerapkan model SKSD (sok kenal, sok dekat) dengan anak-anak SD tersebut. Sama halnya dalam mewawancarai siswa dan siswi SMP, MTs dan SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya dan ketiga orang teman saya datang ke sekolah-sekolah tersebut, kami bagaikan artis yang dikerumuni penggemar. Setiap kami berjalan, rasa-rasanya kami selalu menjadi pusat perhatian. Entah mengapa hal itu bisa terjadi. Mungkin karena sudah ada pengumuman dari pak Camat di sana bahwa kami akan datang ke sekolah-sekolah di desa itu. Atau mungkin karena ada adik angkat kami yang bersekolah di sekolah itu dan menceritakan bahwa kami bukanlah orang dari daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil wawancara, kami mendapatkan banyak informasi yang cukup membuat saya dan teman-teman kaget. Di antaranya mengenai upaya pemerintah setempat untuk mengatasi maraknya penggunaan ponsel. Pak Camat setempat ternyata turun langsung ke sekolah-sekolah menyampaikan sebuah aturan yang melarang siswa-siswi di kecamatan itu membawa ponsel ke sekolah! Banyak hal lainnya yang kami dapatkan dari hasil mewawancarai para siswa itu. Yang jelas, dari hasil obrolan itu tampak bahwa meski mereka tinggal di desa, tapi soal cita-cita dan berbagai informasi gaya hidup, misalnya, mereka tidak kalah dengan pelajar di kota besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang saya dapatkan dari Youth Camp? Saya merasakan suasana belajar yang demikian bebas. Selama 11 hari saya menjadi siswa SMA yang tidak terlalu mementingkan angka-angka yang harus diraih di sekolah formal. Saya belajar mengenal lingkungan, mengasas kemampuanmenjalin hubungan pertemanan, menumbuhkan rasa peduli dan rasa ingin tahu pada lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengikuti Youth Camp 2008, pandangan saya tentang desa berubah. Tadinya saya berpikir bahwa orang desa itu kotor, jorok, tidak berpendidikan, miskin, dan orang-orangnya seram. Ternyata saya salah! Mereka ramah, bersih dan juga punya rasa ingin tahu tinggi terhadap kami yang pendatang. Tentu yang paling menyenangkan, karena saya memiliki teman dari berbagai daerah. Saya juga senang dengan tradisi membuat jurnal yang diperkenalkan selama program ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar untuk mendengar orang lain, bukan hanya mau didengar saja, menghargai pendapat orang lain, dan saya juga belajar untuk bersosialisasi dan mandiri di lingkungan dan orang-orang yang baru. Dan yang paling saya suka dalam Youth Camp ini adalah “Kerja sama ,Yes-Kompetisi No!” yang merupakan motto dari Youth Camp ini. Tidak ada perbedaan antara ketua OSIS atau siswa yang selalu mendapat ranking, dengan siswa yang biasa-biasa saja. Pokoknya semua sama, semua harus percaya diri. Terima kasih Youth Camp, Terima kasih Rumah Kamu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O, ya saat saya kembali ke sekolah, salah seorang guru sempat salah paham tentang Youth Camp yang saya ikuti. Guru itu berpikir saya mengikuti perkemahan salah satu aliran agama ajaran sesat dan ia sungguh mengkhawatirkan keselamatan saya. Ah, mungkin bapak dan ibu guru di sekolah saya perlu diikutkan Youth Camp berikutnya untuk melihat betapa indahnya pendidikan alternatif yang baru saja saya ikuti.(p&lt;i&gt;!&lt;/i&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-7163478531858868811?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/7163478531858868811/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=7163478531858868811' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/7163478531858868811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/7163478531858868811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2008/02/kerjasama-yes-kompetisi-no.html' title='Kerjasama Yes ! Kompetisi No!'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-1822760526345385192</id><published>2008-01-03T21:00:00.000+08:00</published><updated>2008-01-03T21:09:10.386+08:00</updated><title type='text'>Berduka</title><content type='html'>Innalillahi wa inna ilaihi rajiun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah kembali pada Sang Penciptanya, saudara kita&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;" Rezky Fauzi (Uchi)"&lt;/strong&gt; alumni Youth Camp 2005, adinda kak Hasriadi (Ary)&lt;br /&gt;pada hari Minggu, 30 Desember 2007, sekitar pukul 22.00 WITA&lt;br /&gt;setelah sempat dirawat di ICU RS Wahidin Sudirohusodo Makassar karena kecelakaan.&lt;br /&gt;Dimakamkan di Bulukumba pada hari Senin, 31 Desember 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita doakan semoga segala amal ibadahnya diterima oleh-Nya&lt;br /&gt;dan dosa serta khilafnya diampuni.&lt;br /&gt;Dan keluarga yang ditinggalkan mendapat kekuatan dan ketabahan.&lt;br /&gt;Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-1822760526345385192?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/1822760526345385192/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=1822760526345385192' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/1822760526345385192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/1822760526345385192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2008/01/berduka.html' title='Berduka'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-3833990082215685122</id><published>2007-12-29T16:48:00.000+08:00</published><updated>2007-12-29T17:29:48.759+08:00</updated><title type='text'>Daftar Nama Peserta Youth Camp 2008</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DAFTAR NAMA PESERTA YOUTH CAMP 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;table str="" style="border-collapse: collapse; width: 370pt;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="493"&gt;&lt;col style="width: 47pt;" width="62"&gt;  &lt;col style="width: 149pt;" width="199"&gt;  &lt;col style="width: 174pt;" width="232"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="height: 15pt; width: 47pt;" num="" height="20" width="62"&gt;1&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl27" style="border-left: medium none; width: 149pt;" width="199"&gt;Muliani&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-left: medium none; width: 174pt;" str="SMK Pratidina Makassar " width="232"&gt;SMK Pratidina Makassar&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;2&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl27" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Syarifah Mutaminna   Mardin&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA YPS Sorowako&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;3&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl27" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Yeti&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA YPS Sorowako&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;4&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl27" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Fauziah Nur Aisyah&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA YPS Sorowako&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;5&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl27" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Yudi Sahdillah Nur&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; border-left: medium none;" str="SMA Neg. 5 Pare-Pare "&gt;SMA Neg. 5 Pare-Pare&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;6&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl27" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Samriana&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; border-left: medium none;" str="SMA Neg. 5 Pare-Pare "&gt;SMA Neg. 5 Pare-Pare&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;7&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl27" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Aksan Surya Wijaya&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; border-left: medium none;" str="SMA Neg. 5 Pare-Pare "&gt;SMA Neg. 5 Pare-Pare&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;8&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl25" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Andi Nurfadillah&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl24" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA Neg. 3 Wt.soppeng&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;9&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl25" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Qalbia Muh. Nur&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl24" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA Neg. 3 Wt.soppeng&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;10&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl25" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Fardillah Qurrata   A'yun&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl24" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA Neg. 20 Bandung&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;11&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl25" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Sri Dzurriyani&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl24" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA Neg. 2 Wt.soppeng&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;12&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl27" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Rekayasa Hadianto&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; border-left: medium none;" str="SMA Neg. 10 Makassar "&gt;SMA Neg. 10 Makassar&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;13&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl27" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Teguh Hidayat&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; border-left: medium none;" str="SMA Neg. 10 Makassar "&gt;SMA Neg. 10 Makassar&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;14&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl27" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Andi Nurul Virninda&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA Neg. 1 Wt.   Soppeng&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;15&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl27" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Sitti Rabiah&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA Neg. 1 Wt.   Soppeng&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;16&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl25" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Arfahnuriadi Bahrun&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl24" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA Neg. 1 Sigeri&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;17&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl25" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;M Ditia&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl24" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA Neg. 1 Makassar&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;18&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl25" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Fenny Kristanti P&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl24" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA Neg. 1 Makassar&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;19&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl28" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Ainum Jhariah Hidayah&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl29" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA Neg. 1 Bulukumba&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;20&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl25" style="border-left: medium none;"&gt;Ismi Nur Wasiah Ibnu&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl24" style="border-left: medium none;"&gt;SMA Neg. 1 Bulukumba&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;21&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl25" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Akmal&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl24" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA Neg. 1 Bulukumba&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;22&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl25" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;M. Faisal&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl24" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;SMA Neg, 1   Soppengriaja&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;23&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl27" style="border-top: medium none; border-left: medium none;" str="Irma Fidela "&gt;Irma   Fidela&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Pest. Pondok Madinah   Putri&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;24&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl27" style="border-top: medium none; border-left: medium none;" str="Jusmianti "&gt;Jusmianti&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Pest. Pondok Madinah   Putri&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl26" style="border-top: medium none; height: 15pt;" num="" height="20"&gt;25&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl25" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Bisri Syamsuri&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl24" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;Madrasah Aliyah   Pompanua&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: block;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span class="down" style="display: block;" id="formatbar_JustifyCenter" title="Rata tengah" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 11);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:13;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;INFORMASI BAGI PESERTA YOUTH CAMP 2008&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:13;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;                        1. Dokumen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Surat izin mengikuti Youh Camp 2008 dari sekolah yang bersangkutan (segera menghubungi panitia bila tidak mendapatkan surat tersebut)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Surat Keterangan Sehat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;1 Lembar Pas Photo (3 x 4 cm) hitamputih/warna&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;2. Registrasi dan Pelaksanaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Peserta diharapkan berkumpul di sekretariat Rumah KaMu Jl. Perintis Kemerdekaan No:76, Km.9 Makassar pada hari Sabtu, 5 Januari 2008 pukul 07.30 Wita untuk melakukan registrasi dan pemberangkatan rombongan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;3. Biaya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Panitia pelaksana menanggung semua biaya konsumsi, akomodasi, dan transportasi selama program YC berlangsung (5 – 16 Januari 2008), kecuali: Biaya pengeluaran pribadi/kelompok diluar program Youth Camp 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;4. Barang-barang yang harus dibawa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pakaian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pakaian yang anda bawa sebaiknya yang nyaman dan tidak ketat. Harap membawa pakaian tebal seperti jaket dan sweater, kaos kaki, dan topi. Sepatu yang dipakai lebih baik sepatu kets dan sandal. (Outdoor equipment)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sangat dianjurkan menggunakan tas ransel (carrier) dan bukan koper.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Obat-obatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sebaiknya membawa obat pribadi yang anda gunakan seperti obat flu, sakit kepala, sakit perut, vitamin, dan sebagainya. Terutama yang mengidap penyakit khusus seperti asma.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Perlengkapan Lain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Diharapkan membawa senter, jas hujan atau payung, perlengkapan mandi dan alat tulis menulis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-3833990082215685122?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/3833990082215685122/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=3833990082215685122' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/3833990082215685122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/3833990082215685122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/12/daftar-nama-peserta-youth-camp-2008.html' title='Daftar Nama Peserta Youth Camp 2008'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-1696112528399796638</id><published>2007-10-06T15:58:00.000+08:00</published><updated>2007-10-06T16:58:15.730+08:00</updated><title type='text'>Youth Camp 2008, Call for Application</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Youth Camp 2008 Call for Application&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Youth Camp, apaan tuh..??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sebuah program pendidikan alternatif dalam bentuk pelatihan penelitian lapangan. Program ini terdiri atas tiga tahap, yaitu orientasi program (berupa teknik-teknik penelitian, pengenalan fasilitator dan isu-isu penelitian), penelitian lapangan, dan homestay (tinggal di rumah penduduk) serta penulisan dan presentasi laporan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kapan..??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Youth Camp akan dilaksanakan pada tanggal &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5-16 Januari 2008,&lt;/span&gt; bertempat di Kelurahan Ekatiro, Kabupaten Bulukumba.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tujuannya apa sih...??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;melatih kemampuan dasar penelitain lapangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;mengembangkan kualitas kepribadian dan kepercayaan diri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;menumbuhkembangkan kesadaran kritis dan empati serta persahabatan sesama peserta dan masyarakat luas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;memperkenalkan konsep-konsep pembelajaran seperti ‘pembelajaran mandiri’ dan ‘belajar dari masyarakat’, yang intinya adalah demokratisasi dalam pendidikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Siapa saja yang boleh ikutan...??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Siswa-siswi SMU/sederajat di Sulawesi Selatan yang lulus seleksi (berkas dan wawancara) dengan kriteria masih duduk dikelas 1 &amp;amp; 2, cukup aktif dalam kegiatan intra dan ekstra sekolah, serta memiliki motivasi yang kuat untuk belajar dan melakukan perubahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Berapa biayanya...??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Panitia akan menanggung biaya konsumsi, akomodasi dan transportasi selama program Youth Camp berlangsung alias &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GRATIS&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Siapa Fasilitatornya..??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tim Fasilitator berasal dari Lembaga Rumah KaMu yang merupakan alumni FASID Fieldwork Program, yakni pelatihan penelitian lapangan untuk profesional muda dari Jepang dan negara ASEAN (www.fasid.or.jp)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;            &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pendaftarannya gimana..??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Waktu pendaftaran mulai tanggal &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;26 September – 10 November 2007&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Siswa yang lulus seleksi berkas akan diundang mengikuti tes wawancara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Formulir pendaftaran dapat diperoleh di :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kafe Baca BIBLIOHOLIC&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jl. Perintis Kemerdekaan km 9 no 76&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Tamalanrea (depan kantor Mercedes Benz)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Makassar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Contact Person : Indah (0411 5220904)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;                                          Anna&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(08164383583)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Email&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;: rumah_kamu@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Blog&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;: www.rumahkamu.blogspot.com&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bebaris kata alumni Youth Camp &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“ Youth Camp membuat saya sadar begitu banyak hal yang terjadi di sekitar yang saya ketahui hanya kulit luarnya. “&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; (Suci Triyanti M, Youth Camp 2003)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“ Youth Camp sebenarnya bukan (hanya) format pendidikan alternatif di Indonesia. Seharusnya, justru menjadi konsep dasar sistem pendidikan nasional. Selama ini pendidikan kita kebanyakan teori . “&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; (Fandi A. Syarif, Youth Camp 2004)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“ ...setiap materi diawali dengan permainan. Kami dilatih menganalisa/mencari apa maksud dibalik sebuah materi. “&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; (Nurlina Salehe, Youth Camp 2004)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Yang Bikin Siapa sih...??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Rumah KaMu (Rumah Kaum Muda) adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang pemberdayaan kaum muda. Berdiri tahun 2003.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Visi Rumah KaMu adalah menjadi lembaga terpercaya dalam memfasilitasi kaum muda agar tumbuh dengan pikiran kritis, menghargai keanekaragaman, dan tergerak untuk memberikan sumbangsih nyata demi lingkungan sekitar, dan dunia yang lebih baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Rumah KaMu berbenah menjadi sebuah pusat pelatihan, penelitian dan dokumentasi isu-isu pengembangan generasi muda dalam segala aspek.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“...let’s join, and together we can make a change..!!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-1696112528399796638?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/1696112528399796638/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=1696112528399796638' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/1696112528399796638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/1696112528399796638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/10/youth-camp-2008-call-for-application.html' title='Youth Camp 2008, Call for Application'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-7209976966460482705</id><published>2007-09-11T16:25:00.000+08:00</published><updated>2007-09-12T13:04:49.200+08:00</updated><title type='text'>Innalillahi...!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 153); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Innalillahi wa innailaihi rojiun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Telah berpulang kembali kepada Sang Pencipta,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;sahabat kita "HERMAN" (Youth Camp 2007)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;pada hari Selasa, 11 September 2007 malam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tuhan tahu yang terbaik untuk umatNya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;semoga amal ibadahnya diterima dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;segala dosa dan kesalahannya diampuni&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;serta keluarga yang ditinggalkan diberi keihlasan dan ketabahan. Amin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Herman, we all love you...!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;May you rest in peace&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-7209976966460482705?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/7209976966460482705/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=7209976966460482705' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/7209976966460482705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/7209976966460482705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/09/pray-for-herman-yc07.html' title='Innalillahi...!!'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-2850904902724271682</id><published>2007-08-25T11:22:00.000+08:00</published><updated>2007-08-25T11:46:06.039+08:00</updated><title type='text'>Artikel : "Sekolah, Pendidik, dan Bangsa (yang) Up to Date"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(oleh Fandi A.S, alumni Youth Camp 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.blogger.com/%3Ca%20href=" com="" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i62.photobucket.com/albums/h95/nyomanz/sekolah-guru.jpg" alt="Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(foto : beritajakarta.com)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sekolah. Menurutku sekolah itu selain tempat mengajarkan kita dasar keilmuan seperti tulis-menulis, membaca dan mendengarkan, sekolah juga harus mempersiapkan kita agar menjadi orang yang mampu menyerap, mengolah, mempraktikkan dan mengambil ilmu dari masyarakat, termasuk ekonomi dan sosial. Semisal, dulu di sekolah tidak ada Internet, nah kita harus belajar sendiri untuk bisa mengenal, menggunakan dan memanfaatkan Internet setidaknya untuk diri sendiri dan syukur-syukur dapat dimanfaatkan untuk orang banyak. Jadi Istilahnya, sekolah yang baik bagi saya adalah sekolah yang bisa membentuk siswanya kelak setelah lulus bisa berkembang sendiri di lingkungan dengan mempergunakan otak mereka sendiri yang telah diisi tetek bengek keilmuan yang dibutuhkan di masyarakat dalam perkembangan zamannya. Karena ilmu pengetahuan, masyarakat dan kehidupan, ekonomi, sosial, pola pikir generasi terdidik dan segala macamnya (atau kita sebut saja “Perkembangan Zaman”) terus berkembang dan maju. Artinya sekolah juga harus terus bisa mengikuti perkembangannya dengan perubahan-perubahan strategi, langkah-langkah yang &lt;i&gt;up to date&lt;/i&gt; juga agar bisa memenuhi tuntutan “Perubahan Zaman” sehingga anak didiknya dapat berhasil untuk hidup mapan di dunia masyarakat baik secara nasional maupun kelak secara global. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Nah, sekolah yang menurut saya semestinya &lt;i&gt;up to date&lt;/i&gt;, yakni sekolah yang mengerti tuntutan zaman, kebutuhan bangsa, masyarakat dan dunia. Sekolah yang tidak &lt;i&gt;up to date&lt;/i&gt;, tidak mengikuti “Perubahan Zaman” atau dalam artian hanya mengajarkan keilmuan dasar seperti menulis, membaca dan mendengar saja yang nantinya akan menciptakan masalah besar buat bangsa ini akibat kurang tanggap terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat baik secara ekonomi dan sosial.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan menurut saya, salah satu masalah yang telah timbul dari sekolah yang tidak &lt;i&gt;up to date&lt;/i&gt; ini adalah jumlah pengangguran yang meningkat di negeri ini. Jumlahnya mencapai 10,55 juta jiwa, &lt;i&gt;(sumber: BPS dan Departemen Dalam Negeri &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, 16/05/2007)&lt;/i&gt;, itu dikarenakan dunia pendidikan kita tidak menlihat sebenarnya apa yang dibutuhkan bangsa; dunia dan masyarakat kita ini. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Berdasarkan pengalaman saya, di sekolah (mungkin termasuk orang tua kita juga) pada umumnya mengarahkan kita untuk bercita-cita menjadi pegawai negeri sipil, polisi, dokter, bekerja di pemerintahan yang notabene semua itu volume penyerapan tenaga kerjanya sangat kecil. Dan ini secara tidak langsung artinya hanya mengajarkan bahwa orang berhasil apa bila menjadi seperti profesi seperti yang didoktrinkan tersebut dan yang ada, para siswa mempersiapkan diri sesuai kapasitas yang didoktrin tersebut. Padahal kenyataanya adalah tantangan yang dihadapi adalah sangat jauh lebih besar dari itu, mulai dari besarnya perbandingan antara jumlah pelamar dan jumlah yang diterima sehingga kualifikasi yang diminta adalah yang terbaik dan belum lagi menghadapi persaingan kualifikasi dari orang luar negeri, dan yang ada para lulusan ini menjadi tidak memenuhi tuntutan pasar dan kebutuhan masyarakat ataupun tidak terpakai karena memang ruang untuk kualifikasi mereka sudah terisi. Penuh!. Belum lagi munculnya diskriminasi pekerjaan. Bahwa pekerjaan A lebih tinggi derajatnya daripada pekerjaan B, atau pekerjaan C lebih bergengsi dibanding pekerjaan D, dan seterusnya. Kenapa akhirnya timbul banyak pengangguran adalah karena kita sudah banyak didokrin untuk selalu mencita-citakan hanya menjadi pekerja, bukannya mengajarkan kita untuk mencipta, berkreasi, dan menjadi kreatif secara mandiri seperti berwiraswasta baik dalam skala kecil, menengah dan besar. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Menurut buku yang pernah saya baca,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahwa pada awal permulaan Revolusi Industri di Prancis, Inggris, kawasan Eropa dan lalu menyebar ke seluruh pelosok bumi, dunia mulai membutuhkan tenaga kerja bersifat administratif, buruh, sales, marketing, akuntan dan manajer. Tetapi pada abad ini, para pekerja telah menempati lowongan tersebut dan mereka yang sudah pensiun berjumlah lebih sedikit dan tidak sebanding dengan lulusan sekolahan yang siap bekerja di posisi tersebut. Dan sayangnya sekolah kita mempersiapkan dan mengarahkan kita menuju ke dunia yang peluangnya sedikit serta kita kekurangan informasi tentang bagaimana sebenarnya ‘dunia’ itu yang lambat laun harus dihadapi untuk bertahan hidup agar tidak menjadi pengangguran. Dengan adanya lulusan yang menjadi pengangguran berarti sekolah tersebut telah gagal mendidik murid-muridnya menjadi orang yang bisa berkembang sendiri terhadap perubahan lingkungan. &lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Tak bermaksud merendahkan siapapun atau memberi penilaian buruk dengan menggunakan logika saya ini, tetapi inilah gambaran yang saya tangkap dari hasil pendidikan bangsa ini dalam menghadapi dunia global. Menurut saya, lulusan universitas yang memilki kecerdasan intelektual yang (semestinya) lebih daripada pekerja TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang notabene hanya lulusan SMA, SMP bahkan SD, tapi yang ada malah mereka lebih memiliki pendapatan yang jauh lebih besar dibanding&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebanyakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;para lulusan intelektual kita ini. Dan parahnya, lulusan sarjana kita tidak dipakai di perusahaan asing atau setidaknya berada dibawah lulusan sekolah/universitas luar negeri pada perusahaan asing dan juga perusahaan dalam negeri. Artinya dimana sebenarnya posisi para intelektual sarjana itu sendiri dalam dunia global ? Apakah pendidikan kita sendiri sudah mempersiapkan kita menjadi pemain dalam kiprah dunia global dan bukan hanya sebagai pekerja saja dan sendi-sendi lainnya dalam era pesar bebas ini? Jikalau belum, berarti bangsa ini cenderung akan menjadi bangsa yang konsumtif saja dan bukan bangsa yang produktif. Kalau begini terus, bangsa kita hanya akan menjadi negara pembeli ditengah era globalisasi dan tetap menjadi negara yang miskin atau setidaknya negara yang kesulitan berkembang ! Sudahkah sistem pendidikan kita tersadarkan dengan kenyataan yang akan kita hadapi beberapa tahun kedepan ini ?&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;                                              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sekolah yang pernah saya jalani sewaktu SMA adalah sekolah yang masih terlalu umum buat saya, dalam artian sekolah yang kurang dan malah mungkin tidak pernah memberi informasi tentang dunia kerja. Sebagai contoh, sekolah yang mengaku mengutamakan bahasa Inggris sebagai &lt;i&gt;life skill &lt;/i&gt;ini serta usahanya untuk mencerdaskan anak-anak didiknya dalam berbahasa Inggris dalam kenyataannya ternyata biasa-biasa aja atau mungkin kalau boleh jujur, kurang sama sekali ( &lt;i&gt;but I still love my school&lt;/i&gt; lho...!) Lain lagi halnya di tempat kuliah saya, (sebagai catatan, saya memilih institusi ini karena saya melihat peluang kerja Internationalnya terbuka lebar dimana setiap tahun jumlah kapal-kapal terus bertambah mengikuti perkembangan ekonomi dunia dan orang yang mau menjadi pelaut terus berkurang. Siklus pelaut yang ingin pensiun dini sangat banyak dengan alasan ingin bekerja di darat terutama di benua Eropa dan &lt;st1:place st="on"&gt;Asia&lt;/st1:place&gt; ataupun telah mempunyai dana yang cukup untuk mulai berbisnis (Insya Allah saya akan memulai lebih dini untuk membangun bisnis). Sayangnya, di institusi ini dimana saya dipersiapkan menjadi nakhoda kapal yakni dengan cara melatih fisik 70% dan &lt;i&gt;knowledge&lt;/i&gt; hanya 30%. Belum lagi kondisi yang tidak kondusif di asrama yang mengakibatkan kemungkinan 30% &lt;i&gt;knowledge&lt;/i&gt; tersebut kian berkurang. Padahal seharusnya poin utama yang harus disiapkan untuk kalangan pemimpin seperti nakhoda di atas kapal yang notabene bekerja dalam lingkungan Internasional adalah kecerdasan intelektual seperti manajemen kepemimpinan, komunikasi, dan kebutuhan penguasaan keterampilan bernavigasi itu sendiri. Tapi di institusi ini seperti agak melenceng dari apa yang dituntut oleh pasar dunia, bahkan kalau boleh dibahasakan, saya menyebutnya kurang tepat sasaran. Bersyukurlah bagi orang yang pandai melihat dan membaca situasi seperti ini karena dapat mempersiapkan dirinya sendiri dengan berbagai&lt;i&gt; life skills &lt;/i&gt;yang sekiranya diperlukan dalam persaingan pasar bebas dan tidak terlena serta berleha-leha dengan target kampus yang kedodoran tersebut. Pihak pembuat kurikulum kampus yang kurang tanggap dan tidak melihat perubahan terhadap tuntutan dunia kerja bagi pelaut menyulitkan lulusannya untuk bersaing di era globalisasi ini. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Yang terjadi sekarang pada sistem pendidikan kita adalah orang yang berada di dalamnya tidak berusaha untuk meng-&lt;i&gt;update&lt;/i&gt; kebutuhan “Perkembangan Zaman” sehingga telah menyia-nyiakan kesempatan untuk membentuk generasi yang &lt;i&gt;up to date&lt;/i&gt; pula, yang mampu memenuhi perkembangan zaman, yang bisa &lt;i&gt;survive&lt;/i&gt; ditengah perubahan zaman dan tidak menjadi gagal dengan berputus asa seperti menjadi pengangguran yang terfokus hanya menjadi pekerja. Orang-orang yang ada dalam sistem pendidikan bangsa ini harus &lt;i&gt;up to date&lt;/i&gt; dan terus mengikuti perkembangan zaman, tidak cuek serta hanya berpatokan pada kurikulum yang nyatanya tidak berhasil menurunkan, malah menambah jumlah pengagguran setiap tahunnya. Ya., seorang pendidik sebaiknya selalu tanggap akan perkembangan zaman!. Kurikulum dan pendidik yang &lt;i&gt;up to date&lt;/i&gt; seharusnya menjadi ciri sekolah yang bisa diandalkan sehingga bisa membawa generasi muda bangsa ini menjadi generasi yang kreatif, berkualifikasi di zamannya, mampu menghadapi perubahan, dan tidak bersifat konsumtif dengan hanya menjadi pekerja saja. Sekolah adalah tempat pembentukan awal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu bangsa. Buruknya pendidikan merupakan tanda-tanda awal masa kehancuran dan keterbelakangan bangsa diseluruh aspek, terutama yang paling menonjol pada dunia ekonomi yang juga merupakan sebagai gambaran suatu kondisi umum suatu bangsa. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang terindah dan ternyaman serta menyenangkan bagi generasi muda untuk mulai membangun dirinya dan bangsanya. Sekolah seharsunya dikendalikan dan dijalankan oleh orang-orang yang selalu &lt;i&gt;up to date&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sehingga dapat membentuk generasi yang &lt;i&gt;up to date&lt;/i&gt; juga dan menjadi generasi yang bisa meng-&lt;i&gt;up to date&lt;/i&gt;-kan dirinya terhadap perubahan zaman sehingga bisa &lt;i&gt;survive&lt;/i&gt; serta membangun bangsanya secara optimal. Sekolah adalah pondasi awal suatu manusia, masyarakat, bangsa dan dunia. Bangsa yang cerdas adalah bangsa yang memilki sistem pendidikan dan pelaku pendidikan yang selalu &lt;i&gt;up to date&lt;/i&gt; terhadap perkembangan zaman. Marilah kita menjadi bangsa yang &lt;i&gt;up to date&lt;/i&gt;!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-2850904902724271682?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/2850904902724271682/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=2850904902724271682' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/2850904902724271682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/2850904902724271682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/08/artikel-sekolah-pendidik-dan-bangsa.html' title='Artikel : &quot;Sekolah, Pendidik, dan Bangsa (yang) Up to Date&quot;'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-2295244533195489520</id><published>2007-08-10T03:00:00.000+08:00</published><updated>2007-08-10T03:02:47.006+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://photobucket.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/tesRK.jpg" alt="Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-2295244533195489520?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/2295244533195489520/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=2295244533195489520' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/2295244533195489520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/2295244533195489520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/08/photo-sharing-and-video-hosting-at.html' title=''/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-5343025007708636592</id><published>2007-06-24T13:19:00.000+08:00</published><updated>2007-06-24T13:26:08.715+08:00</updated><title type='text'>Kerabat Kerja Rumah KaMu</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vSau9pHJ6HU/Rn4AANhGxEI/AAAAAAAAADI/Fzk91kUn26M/s1600-h/tes3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5079497433349014594" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vSau9pHJ6HU/Rn4AANhGxEI/AAAAAAAAADI/Fzk91kUn26M/s400/tes3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-5343025007708636592?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/5343025007708636592/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=5343025007708636592' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/5343025007708636592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/5343025007708636592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/06/kerabat-kerja-rumah-kamu.html' title='Kerabat Kerja Rumah KaMu'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vSau9pHJ6HU/Rn4AANhGxEI/AAAAAAAAADI/Fzk91kUn26M/s72-c/tes3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-1352555552929172281</id><published>2007-06-19T15:54:00.000+08:00</published><updated>2007-06-30T12:25:00.872+08:00</updated><title type='text'>Gathering Alumni Youth Camp</title><content type='html'>&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="TEXT-DECORATION: underline"&gt;Info Gathering &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="TEXT-DECORATION: underline"&gt;Alumni Youth Camp&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="TEXT-DECORATION: underline"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;/div&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="TEXT-DECORATION: underline"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="TEXT-DECORATION: underline"&gt;Minggu, 24 Juni 2007&lt;/span&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="TEXT-DECORATION: underline"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Pukul 15.30 – selesai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="TEXT-DECORATION: underline"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Café Ininnawa, Jl. Perintis Kemerdekaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="TEXT-DECORATION: underline"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Km 9 no 76 (depan Mercedes Benz)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="TEXT-DECORATION: underline"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tamalanrea – Makassar.(0411) 586 459&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="TEXT-DECORATION: underline"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;/div&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="TEXT-DECORATION: underline"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: right"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="TEXT-DECORATION: underline"&gt;- Rumah Kaum Muda (Rumah KaMu) –&lt;/span&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="TEXT-DECORATION: underline"&gt;Weda (081354963300) – Anna (08164383583)&lt;/span&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-1352555552929172281?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/1352555552929172281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=1352555552929172281' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/1352555552929172281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/1352555552929172281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/06/gethering-alumni-youth-camp.html' title='Gathering Alumni Youth Camp'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-180501275215983946</id><published>2007-04-21T13:13:00.000+08:00</published><updated>2007-04-21T13:32:20.991+08:00</updated><title type='text'>Say It with Pictures</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/blog.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/blog.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/blog1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/blog1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/blog2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/blog2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-180501275215983946?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/180501275215983946/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=180501275215983946' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/180501275215983946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/180501275215983946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/04/say-it-with-pictures.html' title='Say It with Pictures'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-76436331086052836</id><published>2007-03-13T12:11:00.000+08:00</published><updated>2007-03-29T15:36:17.599+08:00</updated><title type='text'>Menikah !!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/2448791427.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 104px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 77px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/2448791427.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,204,102); FONT-STYLE: italicfont-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;?xml:namespace prefix = p /&gt;&lt;p:colorscheme colors="#FFFFFF,#000000,#808080,#000000,#BBE0E3,#333399,#009999,#99CC00"&gt;&lt;/p:colorscheme&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,204,102); FONT-STYLE: italic"&gt;"And among His signs is this, that He created for you mates from among yourselves, that you may dwell in peace and tranquility with them, and He has put love and mercy between your (hearts): Verily in that are signs for those who reflect" (Quran 30:21)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah akan menikah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Kanda HASRIADI (Ary) &amp; MELLANIE FEBRISTA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Tanggal 29 Maret 2007 di Vermont, USA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Mohon doa restu kita semua untuk kebahagian mereka !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Horeee... Keluarga Rumah KaMu akan semakin besar lagi... saatnya kita mencari tempat untuk berlibur bersama di desa nanti...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-76436331086052836?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/76436331086052836/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=76436331086052836' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/76436331086052836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/76436331086052836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/03/menikah.html' title='Menikah !!'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-5588566155072973514</id><published>2007-03-08T11:02:00.000+08:00</published><updated>2007-03-08T11:03:49.082+08:00</updated><title type='text'>Poem :!</title><content type='html'>&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;The Story of a Single Leave&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;by Ary&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When I was a kid I dreamt to be an oak&lt;br /&gt;stand tough and peacefully behind the rugged path&lt;br /&gt;where the passersby can stop and take a rest underneath&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As a seed I was nurtured up in a fertile soil&lt;br /&gt;In a land where fake fertilizers are betrayal to our mother nature&lt;br /&gt;In a garden where our heart rejoice and laugh in simplicity&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Then I found myself cultivated in a strange land called school&lt;br /&gt;This is the first lesson I learned there&lt;br /&gt;“you can be anything but an oak… “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I was embraced with a fascinating lifestyle called city&lt;br /&gt;and a mesmerizing box named TV&lt;br /&gt;Alas I love these novel stuffs so much&lt;br /&gt;I even started to feel ashamed of ever dreamt to be an oak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One day I met other restless young trees&lt;br /&gt;We learned this quote “Never doubt that small committed citizens can change the world…”&lt;br /&gt;So we drawn ourselves in the battle of toppling down the dictatorial king of the forest&lt;br /&gt;And we did it…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The victory taught us that change is possible&lt;br /&gt;We struggle to regain our confidence to our dream to be an oak&lt;br /&gt;As a young wild tree we dare to challenge the storm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yet I find out that our courageous actions are just a drop in the ocean&lt;br /&gt;I am not even a tree&lt;br /&gt;I am only a single simple leave in this entire universe&lt;br /&gt;Yet I refuse to fall down to the ground for nothingness&lt;br /&gt;As I can always serve the earth by being a humus&lt;br /&gt;                                          &lt;br /&gt;SIT, 02 February 2007&lt;br /&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-5588566155072973514?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/5588566155072973514/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=5588566155072973514' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/5588566155072973514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/5588566155072973514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/03/poem.html' title='Poem :!'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-6910853000706566931</id><published>2007-03-07T13:17:00.000+08:00</published><updated>2007-03-07T14:32:31.678+08:00</updated><title type='text'>Story of Warwick (RK Volunteer)</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;The highlight of my time in South-Sulawesi was being a facilitator for Rumah KaMu’s annual Youth Camp. When I arrived at Rumah KaMu, preparations for youth camp were well under way. 21 participants out of many 16 year old high school applicants from Makassar had been be selected. 11 other facilitators and I went for a weeks retreat in Malino, to discuss tactics and build on the evaluations of previous youth camps, so we could make this year’s youth camp an unforgettable experience for the participants and the host community. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5039063844684426514" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 315px; CURSOR: hand; HEIGHT: 235px; TEXT-ALIGN: center" height="221" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vSau9pHJ6HU/Re5Z3l7t7RI/AAAAAAAAABU/TxlkjI27Mkc/s320/warwick.jpg" width="279" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;The idea of youth camp is to give students from the city the chance live with people from a completely different environment. This year the youth camp was held in the beautiful farming village called Jene Tallassa which is situated in the mountains a few hours out of Makassar. Finally the day came for us to leave. The participants arrived, very exited, and some apprehensive. We all piled into a hot, sweaty bus and headed off to the mountains. We stayed with host families and learned much about daily life in the mountains. The participants learned how to research using observation and interview techniques, then set off in small groups to explore a topic of their choice over the 10 day duration. At the end of their stay they analysed their data and write a report which would not be assessed. The topics looked closely at the village’s, farming industry, irrigation system, education system, its reaction to modernisation and its migrant workers. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5039065940628466978" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vSau9pHJ6HU/Re5bxl7t7SI/AAAAAAAAABc/OKnm4pfCXgU/s320/warwick2.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The students produced very interesting reports, despite this informal style of the education. Informal education has been proven in many organizations around the world to hold the key to reaching students, especially those who do not get along with the ‘business orientated’ approach which we see in so many education establishments. The participants learned so much from actively experiencing a new culture and I’m sure they will never forget Jene Tallasse. There were tears when it was time to say goodbye, but I knew that some day the participants and I would return to this magical place to see its people again, especially my Bapak and Ibu, who took such great care of me during my stay.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-6910853000706566931?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/6910853000706566931/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=6910853000706566931' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/6910853000706566931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/6910853000706566931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/03/story-of-warwick-rk-volunteer.html' title='Story of Warwick (RK Volunteer)'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vSau9pHJ6HU/Re5Z3l7t7RI/AAAAAAAAABU/TxlkjI27Mkc/s72-c/warwick.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-5472166216748191679</id><published>2007-03-05T17:03:00.000+08:00</published><updated>2007-04-10T14:35:11.684+08:00</updated><title type='text'>Four Ways to Make A Different</title><content type='html'>&lt;blogitemurl&gt;Tertarik menjadi bagian dari Rumah KaMu dan mendukung kegiatannya ?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:times new roman;" &gt;(If you interested to be part of Rumah KaMu and want to support it activities, these are how you can do :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membeli Merchandise&lt;/span&gt; (pin, kartu pos, film dokumenter YC, dll)&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-family:times new roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:times new roman;" &gt;(Buy Rumah KaMu Merchandise in secretariat)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Bisa didapatkan di sekertariat Rumah KaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menjadi Relawan di Kegiatan Rumah KaMu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:times new roman;" &gt;    (Volunteering in Rumah KaMu)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berlangganan Newsletter Rumah KaMu&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:times new roman;" &gt;(Subscribe for Rumah Kamu Newsletter, only by send Rp. 200.000,- per year, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:times new roman;" &gt;    you will  receive every Rumah KaMu newsletter and interesting packet)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Hanya dengan membayar iuran tahunan sebesar Rp. 200.000,-&lt;br /&gt;   anda akan mendapatkan newsletter Rumah KaMu dan bingkisan menarik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Memberikan Donasi&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:times new roman;" &gt;(Give donation to Rumah KaMu account)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    Anda dapat memberikan donasi ke rekening Rumah KaMu :&lt;br /&gt;   Bank MANDIRI Cabang Unhas a.n Lembaga Rumah Kaum Muda&lt;br /&gt;   No account : 152-00-0630337-0&lt;/blogitemurl&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;blogitemurl&gt;Hubungi kami di:&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:times new roman;" &gt;(Please contact us at:)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;blogitemurl style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Secretariat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jl. Perintis Kemerdekaan km 9 no 76&lt;br /&gt;(depan Mercedes Benz) Tamalanrea&lt;br /&gt;Makassar 90245 INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;  rumah_kamu@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;  www.rumahkamu.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;  08164383583 (Anna)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-5472166216748191679?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/5472166216748191679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=5472166216748191679' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/5472166216748191679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/5472166216748191679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/03/how-to-support-rumah-kamu.html' title='Four Ways to Make A Different'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-7626415727338255632</id><published>2007-02-26T09:37:00.000+08:00</published><updated>2007-02-26T12:01:32.923+08:00</updated><title type='text'>Suatu hari di Rumasokola</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place&gt;Makassar&lt;/st1:place&gt; bagian barat di sepanjang jalan jalur GMTDC. Tak begitu jauh dari gerbang masuk, tak sampai satu kilometer, setelah deretan Rusunawa terlihat jelas di sebelah kiri jalan, tepat di depan penjual kerang dan kepiting yang banyak berjejer, berbelok kiri dan masuk mengikuti jalan kecil terbuat dari timbunan tanah coklat, menuju ke sebuah rumah panggung pertama. Celoteh riang kanak-kanak terdengar jelas sampai ke teras rumah panggung tempat kami duduk-duduk santai. Disamping rumah panggung bergaya Minahasa ini, masih tersisa kolam-kolam air laut yang belum ditimbuni developer-developer untuk pembangunan macam-macam, entah Rusunawa atau jalanan, atau mungkin ruko. Kolam-kolam ini menjadi tempat bermain yang asik bagi kanak-kanak yang banyak terdapat disekitar lokasi perumahan nelayan ini. Telanjang, anak-anak tersebut yang rata-rata masih bersekolah di sekolah dasar, bergantian melompat dengan &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dibuat lucu-lucuan ke dalam kolam air yang berwarna gelap dan sampah menggenang di sana-sini. Seolah memamerkan kepada kami yang menonton aksi mereka, berulang-ulang kali berjumpalitan dan bahkan membalurkan lumpur hitam kewajah mereka sambil berteriak-teriak meminta kami untuk difoto. Wajah-wajah kanak-kanak yang riang dan bahagia, tak mengerti mungkin sebentar lagi mereka akan berpencar, tergusur pembangunan yang tak lama lagi akan mengambil alih tempat tinggal dan tempat bermain mereka.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/3.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Di rumah panggung tersebutlah, para kanak-kanak dan remaja yang tinggal diseputaran pemukiman nelayan ini setiap hari berkumpul untuk bermain, belajar dan membuat kreasi yang telah diajarkan oleh para relawan disana. &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; papan nama kecil yang tergantung didinding rumah bertuliskan “Rumasokola”. Hari itu, tepatnya Senin tanggal 19 Februari 2007, rombongan kecil dari Rumah Kaum Muda (Rumah KaMu) yang dikordinir oleh Nur Wahidah (Indah) berkunjung ke sana. Tepat pukul dua siang kami tiba dan disambut ramah oleh pengurus Rumasokola dan relawan yang kebetulan sedang bertugas saat itu. Dila, salah seorang pengurus Rumasokola memperkenalkan kami satu persatu dengan relawan lokal dan beberapa anak serta remaja binaan mereka. Setelah itu, kami lalu mempersiapkan ruangan yang akan dijadikan tempat menonton bareng dengan mereka. Sesuai rencana, hari itu memang kami akan memutarkan film pendidikan untuk para remaja di Rumasokola sebagai langkah awal perkenalan kami dan selanjutnya kami akan terus bekerja sama dengan Rumasokola serta membantu dengan memberikan pelatihan-pelatihan bagi mereka.&lt;span style="font-size:12;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Sambil menunggu persiapan setting alat dan ruangan, Warwick, volunteer GX British Council di Rumah KaMu, mengajak bermain “singing in the rain” yang melibatkan semua anak dan rombongan Rumah KaMu. Permainan yang menghebohkan dan menceriakan ini sekaligus juga membuat kami menobatkan &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Warwick&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; sebagai Master of Energizer Games. Bahkan Julia dan Sofie, staf Alternative yang sedang interns di Ininnawa juga ikut bermain dan bergembira bersama anak-anak tersebut. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Puas bermain, mereka lalu meminta kami segera memutarkan filmnya. Karena cukup banyak juga anak-anak kecil dibawah usia 10 tahun, kami sempat khawatir mereka tidak akan mengerti cerita film yang diputar. Tetapi oleh Dila yang menjelaskan bahwa anak-anak tersebut memang biasanya hanya menemani kakak-kakak mereka yang remaja sehingga kekhawatiran kami pun lenyap. Teriakan meminta film horror yang diputar membuat kami tertawa dan tersenyum-senyum. Rupanya mereka menyukai film-film bertema horror meskipun tak begitu mengerti jalan ceritanya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place&gt;Para&lt;/st1:place&gt; remaja yang tadinya hanya duduk-duduk di teras luar, akhirnya memasuki ruangan begitu film mulai diputar. Film “&lt;st1:place&gt;&lt;st1:placetype&gt;School&lt;/st1:placetype&gt;  of &lt;st1:placename&gt;Rock&lt;/st1:placename&gt;&lt;/st1:place&gt;” yang mengisahkan guru eksentrik yang mengajar disebuah Sekolah Dasar membuat anak-anak kecil tadi beringsut-ingsut meninggalkan ruangan dan kembali bermain-main diluar. Hanya para remaja dan relawan yang tinggal sambil menikmati kue-kue yang kami bawa. Sesekali anak-anak kecil tadi masuk kedalam ruangan bila terdengar suara atau musik yang cukup menggelegar lalu keluar lagi setelah mencomot satu dua kue. Kami memang tak pernah memaksakan orang untuk bertahan duduk dan menonton sampai habis film-film yang kami putarkan. Dari dua puluh orang yang nonton, &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; atau enam orang yang terinspirasi dari film itu sudah cukup bagi kami untuk mengajak mereka berdiskusi. Awal yang baik untuk perkenalan kami dengan mereka. Tak terasa waktu sudah hampir pukul enam sore, kami bersiap-siap untuk pulang. Beberapa dari mereka juga akan bersiap-siap untuk pentas disebuah acara Inaugurasi disalah satu perguruan tinggi negeri di &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ini. Sambil melambaikan tangan kami berjanji untuk datang kembali dan melakukan sesuatu bersama mereka dalam waktu dekat. Terima kasih buat pengurus Rumasokola, para relawan, kanak-kanak dan remaja di Kecamatan Mariso, dan Tim Rumah KaMu.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Info tentang Rumasokola bisa juga dibuka &lt;a style="color: rgb(255, 204, 102); font-weight: bold;" href="http://sokola.org/"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-7626415727338255632?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/7626415727338255632/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=7626415727338255632' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/7626415727338255632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/7626415727338255632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/02/suatu-hari-di-rumasokola.html' title='Suatu hari di Rumasokola'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-242607386232454972</id><published>2007-02-08T22:59:00.000+08:00</published><updated>2007-02-09T00:22:39.599+08:00</updated><title type='text'>Happy Bday...Warwick !!!</title><content type='html'>All the member and staff of Rumah Kaum Muda would like to wish :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:130%;color:#ffcc00;"&gt;HAPPY&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:georgia;font-size:130%;color:#33ff33;"&gt;BIRTHDAY&lt;/span&gt; to Warwick...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;We are so lucky to have you, mate .... wherelse can we get a crazy, funny, smart but great DJ as you are !!&lt;/em&gt; (Thanks to British Council for GX Internship.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;here are some pictures of our experiences with him !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img style="WIDTH: 286px; CURSOR: hand" height="226" alt="" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/IM000859.jpg" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Helping us to get the pillows and blankets at workshop&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/IM0008411.jpg"&gt;&lt;img style="WIDTH: 266px; CURSOR: hand" height="221" alt="" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/IM0008411.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Sharing knowledge of global warming&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/IM000815.jpg"&gt;&lt;img style="WIDTH: 224px; CURSOR: hand; HEIGHT: 276px" height="387" alt="" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/IM000815.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Never hesitate to do home work (life skill, hah !)&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photobucket.com/" target="_blank"&gt;&lt;img style="WIDTH: 188px; HEIGHT: 251px" height="868" alt="Photobucket - Video and Image Hosting" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/IM000812.jpg" width="434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;Our nerd&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photobucket.com/" target="_blank"&gt;&lt;img style="WIDTH: 178px; HEIGHT: 235px" height="925" alt="Photobucket - Video and Image Hosting" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/P1010023.jpg" width="310" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Writing journal anytime !!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photobucket.com/" target="_blank"&gt;&lt;img style="WIDTH: 148px; HEIGHT: 263px" height="951" alt="Photobucket - Video and Image Hosting" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/IM000942.jpg" width="278" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;Global Exchange Campaign&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:180%;color:#ffcc00;"&gt;&lt;strong&gt;Hip....hip...hooraaayyy.....!!!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;(Stop !! Act now !!)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-242607386232454972?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/242607386232454972/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=242607386232454972' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/242607386232454972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/242607386232454972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/02/happy-bdaywarwick.html' title='Happy Bday...Warwick !!!'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-723532813353402775</id><published>2007-02-03T10:09:00.000+08:00</published><updated>2007-02-08T22:15:47.638+08:00</updated><title type='text'>Bermain, Belajar dan Berpetualang di YC07 !!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#ffffff;"&gt;Apa yang terbayang dibenak anda bila mendengar kata siswa SMU, penelitian, dan desa? Dan jika ketiga hal tadi digabungkan menjadi satu maka akan menghasilkan apa?&lt;br /&gt;Di Rumah KaMu, siswa SMU, penelitian dan desa tadi akan diasosiasikan menjadi bermain, belajar dan berpetualang. Dan dari gabungannya akan menghasilkan Youth Camp.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img style="WIDTH: 320px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/youth.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Kelas tanpa batas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffcc66;"&gt;&lt;strong&gt;SEJARAH&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pada mulanya banyak yang salah kaprah dengan nama Youth Camp. Banyak yang mengira Youth Camp adalah kegiatan perkemahan atau pertukaran pemuda ke luar negeri. Di Rumah KaMu, Youth Camp adalah sebuah program tahunan berupa pendidikan alternatif dalam bentuk penelitian lapangan. Youth Camp selalu diadakan di desa yang setiap tahunnya akan berpindah lokasi. Ide awalnya adalah menjawab kegelisahan beberapa pihak yang prihatin dengan dunia pendidikan formal. Saat ini sekolah dinilai tidak memberi ruang memadai untuk mengembangkan kesadaran kritis sosial remaja serta alternatif kegiatan yang dapat membantu mereka mengenal diri sendiri dan sekitarnya. Berdasarkan pengalaman kami pribadi, setiap hari siswa dijejali dengan berbagai mata pelajaran yang menekankan pada hapalan dengan pekerjaan rumah dan tugas sekolah yang menumpuk. Tak jarang siswa sendiri kewalahan mengikuti pelajaran tertentu yang sebenarnya tak terlalu diminatinya. Para siswa bahkan menambah waktu beberapa jam lagi untuk mengikuti les tambahan, agar bisa memenuhi standar nilai kelulusan yang ditetapkan sekolah. Sebagian waktu terkuras untuk mengetahui rumus-rumus tertentu atau menghapal jenis-jenis tumbuhan berikut nama-nama latinnya. Kegiatan sekolah yang demikian padat ini kemudian melahirkan pertanyaan: pernahkah mereka bersentuhan langsung dengan kenyataan yang terjadi di masyarakat? Apakah mereka menyadari apa yang terjadi di sekelilingnya? Apakah siswa tahu setiap butir nasi yang dimakannya adalah hasil cucuran keringat petani yang belum tentu bisa menyekolahkan anaknya karena harga beras dan hasil panen lainnya yang dipatok sangat rendah? Apakah mereka tahu berapa banyak proses yang mesti dilalui sampai makanannya bisa terhidang di meja makan? Apakah mereka juga pernah melihat sendiri jenis tanaman, yang nama latinnya mesti dihapalkan setiap hari itu? Kekhawatiran bahwa siswa hanya menganggap sekolah yang terdiri dari ruang, bangku dan buku-buku sebagai satu-satunya tempat belajar membuat beberapa orang pemerhati kaum muda dan pendidikan di Rumah KaMu lalu sepakat untuk mengadakan kegiatan bagi siswa. Kami ingin memperkenalkan konsep-konsep pembelajaran seperti pembelajaran mandiri, belajar dari masyarakat dan metode partisipatif. Lalu mengapa mesti jauh-jauh ke desa untuk belajar? Ini pertanyaan yang cukup sering diajukan. Jawabnya mudah saja. Di desa, semua orang adalah guru dan semua tempat adalah sekolah. Sekolah sendiri dalam bahasa Latin (skhole, scola, scolae atau schola) secara harfiah berarti ‘waktu luang’ atau ‘waktu senggang’. Keempatnya punya arti sama yaitu waktu luang yang digunakan secara khusus untuk belajar. Biasanya orang Yunani jaman dahulu mengisi waktu senggangnya dengan mengunjungi suatu tempat atau seseorang yang mereka anggap pandai dalam hal-hal tertentu untuk mempelajari dan menanyakan apa saja yang mereka rasa perlu dan butuh untuk mereka ketahui.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/youth2.jpg"&gt;&lt;img style="WIDTH: 320px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/youth2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Setiap orang adalah guru! Belajar pada petani cilik.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;YOUTH CAMP&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Youth Camp pertama diadakan pada tahun 2003 bertempat di Dusun Marana, Sinjai. Youth Camp kedua tahun berikutnya di Desa Pao, Gowa. Youth Camp 2005 mengambil lokasi di Desa Mosso, Polmas. Ditahun 2006 kembali bertempat di Sinjai namun di desa yang berbeda yakni di Tompobulu. Tahun ini Youth Camp telah dilaksanakan di Desa Jenetallasa, Kabupaten Jeneponto pada tanggal 6-17 Januari, yang letaknya kurang lebih 50 kilometer ke arah selatan Makassar. Di desa ini para siswa tinggal dan belajar bersama para petani yang umumnya bertanam sayuran selain mengelola sawah. Untuk tahun ini pesertanya sebanyak 21 siswa dari 18 SMA atau yang sederajat, yang berasal dari 8 kotamadya dan kabupaten. Pihak Rumah KaMu mengharapkan peserta bisa tanggap terhadap perubahan yang terjadi dan tergerak untuk melakukan pengenalan terhadap diri sendiri dan sekaligus tergerak mengadakan perubahan sosial jika kelak terjun ke masyarakat. Oleh karenanya mereka diajak sebanyak mungkin bersentuhan dengan kenyataan di masyarakat dan menyadari apa yang terjadi di sekelilingnya. Konsep Community Development yang diperkenalkan dalam Youth Camp diharapkan akan membawa kesadaran baru bagi siswa. Youth Camp sendiri terdiri dari tiga tahap yaitu orientasi program dimana peserta diperkenalkan dengan teknik-teknik dan isu-isu penelitian. Mereka juga diajarkan mengenai metode penelitian sosial dan teknik-teknik dalam melakukan wawancara dan pengamatan lapangan. Tahap berikutnya adalah homestay atau tinggal di rumah penduduk. Tahapan ini dianggap paling penting karena di sinilah peserta diajak membaur bersama masyarakat dan belajar langsung dari mereka sebagai guru alam. Selama di desa mereka dibagi ke dalam beberapa kelompok penelitian sesuai minat masing-masing dan hasil pengamatan pada saat tiba di desa serta didampingi oleh dua orang fasilitator. Banyak kejadian lucu dan mengharukan yang dialami selama di desa. Tak jarang peserta masih terpaku pada bahasa pakem dan formal untuk melakukan wawancara dengan masyarakat. Suatu ketika seorang fasilitator dibuat tergelak oleh pertanyaan; &lt;em&gt;“ Apa harapan yang anda harapkan di masa mendatang? “&lt;/em&gt; yang diajukan oleh peserta kepada seorang petani cilik berusia 9 tahun. Anak kecil itu langsung terlihat kebingungan dan tak mengerti. Ada juga kejadian di mana sebuah kelompok kesulitan menentukan arah penelitiannya dan kekurangan data. Sejumlah fasilitator yang mendampingi para siswa memperkenalkan model pendampingan yang memberi kebebasan. Fasilitator misalnya membagi tips tentang cara mewawancarai agar responden tak terganggu dan nyaman memberikan jawabannya, atau membantu peserta memetakan alur penelitiannya. Namun para fasilitator tidak bertindak sebagai seorang guru pemegang kuasa. Sebaliknya, mereka membiarkan peserta mengambil keputusan tanpa campur tangan berlebih, seingga para siswa belajar mandiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/youth3.jpg"&gt;&lt;img style="WIDTH: 320px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i165.photobucket.com/albums/u48/yazidnyom/youth3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mempraktekkan teknik mewawancarai narasumber&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffcc66;"&gt;MEMBUKA MATA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffcc66;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Selama pelaksanaan Youth Camp, para siswa mengungkapkan berbagai kesan dan komentar yang kadang mengejutkan. Misalnya, siswa yang tinggal di perkotaan cenderung menganggap masyarakat desa sebagai orang yang bodoh karena banyak yang tak sampai lulus sekolah dasar. Ada juga yang menganggap bahwa petani itu identik dengan segala hal yang kotor, karena lebih banyak di sawah. Ikbal Manjuliri, siswa SMA Nasional Makassar, misalnya, mengatakan bahwa kesannya tentang kehidupan desa dan para petani berubah setelah tinggal bersama dengan masyarakat desa. &lt;em&gt;“Awalnya juga saya pikir bahwa Youth Camp ini adalah kegiatan naik gunung atau pencinta alam, tapi ternyata adalah kegiatan belajar di desa.”&lt;/em&gt; Setelah lebih dari sepekan para peserta menghabiskan waktu bersama-sama di lahan pertanian, belajar bercocok tanam, menelusuri sistem pengairan alami yang dibuat penduduk, menjelajahi kebun, sawah dan ladang, mereka merasakan kekerabatan yang kental. Keseharian penduduk desa yang bersahaja membuat peserta berbalik menjadi kagum dan sangat menghargai kesederhanaan masyarakat yang tampak begitu bahagia dan menikmati hidupnya. Anak-anak bermain dan belajar dari alam. Sawah dan ladang adalah sekolahnya, dan para petani adalah gurunya. Ini dinyatakan dalam jurnal peserta yang ditulis setiap hari sebagai bahan untuk refleksi mereka. Ada suatu kisah menarik ketika sebuah kelompok penelitian mewawancarai seorang petani mengenai peranan pemerintah dalam bidang pertanian di desa tersebut. Oleh petani dijawab dengan “penyuluhan“. Lalu ketika ditanya seberapa seringnya penyuluh itu datang ke desa dijawab dengan “sangat jarang“. Sewaktu peserta bertanya lagi mengapa penyuluh itu jarang datang, sambil tersenyum lebar petani itu menjawab, &lt;em&gt;“Soalnya petugas penyuluhnya tidak percaya diri. Mereka hanya tahu teorinya saja, beda dengan kami yang belajar dari pengalaman.“.&lt;/em&gt; Sebuah pengalaman yang berharga bagi peserta dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat desa karena jarang orang mau jauh-jauh datang dari kota untuk belajar dari mereka dan menanyakan hal-hal sederhana yang bahkan sudah tidak lagi diperhatikan oleh warga setempat. Keakraban yang telah tercipta di antara peserta dan masyarakat membuat keharuan yang mendalam ketika mereka mesti meninggalkan desa untuk melakukan penulisan laporan di kota sebagai tahapan akhir dari Youth Camp. Pada tahap penulisan laporan, anggota kelompok penelitian dibagi ke dalam beberapa kelompok penulisan. Kesulitan yang dialami peserta sebagian besar karena mereka hanya terbiasa dengan hapalan di sekolahnya. Tantangan terbesar bagi para siswa adalah bagaimana mengumpulkan data, menganalisanya, menyusun, membuat abstrak tulisan, kemudian menuliskannya secara sistematis. Setelah Youth Camp berakhir, kami selalu menyimpan harapan bahwa para peserta tetap mengembangkan keinginan menumbuhkan kesadaran sosial, mengembangkan keingintahuan, daya kritis dan analisa. Semua inilah yang kelak menjadi bekal mereka menjadi manusia yang berkarakter, bukan sekadar menjadi pelajar yang menghapal teori dan mengejar nilai tertinggi di sekolah, tanpa peduli pada sekitar. Dan meskipun Youth Camp telah berakhir, akan tetapi sebuah babak baru telah menanti mereka. Sebuah kehidupan baru dimana sekolah saja tidak pernah cukup !!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(bisa juga di lihat : &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.panyingkul.com/view.php?id=330"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://www.panyingkul.com/view.php?id=330&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; )&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-723532813353402775?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/723532813353402775/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=723532813353402775' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/723532813353402775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/723532813353402775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2007/02/bermain-belajar-dan-berpetualang-di.html' title='Bermain, Belajar dan Berpetualang di YC07 !!'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-116626468943008408</id><published>2006-12-16T18:14:00.000+08:00</published><updated>2006-12-16T18:43:29.536+08:00</updated><title type='text'>Daftar Nama Peserta Youth Camp 2007</title><content type='html'>Berikut ini daftar nama peserta Youth Camp 2007:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;M. Arif Al Fikri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;SMUN 1 Makassar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;Ikbal Manjuluri&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;SMU Nasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Sri Sulistyawati Anton&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;SMUN 1 Watampone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;A. Fatawari&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;MAN 2 Model Makassar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Alfian Gunandar&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;SMUN 1 Bulukumba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;&lt;strong&gt;BS. Titi Haerana&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;SPK Polri Bhayangkara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Rahmi Rahim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;SPK Polri Bhayangkara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Herman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;SMUN 10 Makassar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Irfan Marhaban F.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Ponpes IMMIM Putra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;&lt;strong&gt;A. Tenriona Abdillah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;SMUN 1 Bulukumba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Jefrika Harsel Sammane'&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;SMU Kristen Soleman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;M. Syahrir Rafiuddin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Ponpes Immim Putra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Zuhrah Barqil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Ponpes IMMIM Putri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;&lt;strong&gt;Nur Al Marwah Asrul&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;SMUN 5 Unggulan Parepare&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Haqriarno &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;SMUN 1 Maniangpajo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Fitriyanur Syahrir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;SMUN 5 Unggulan Parepare&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Sakka Abdul Salam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;SMUN 1 Barru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Rizki pratiwi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;SMUN 1 Barru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;A. Anggreini Yanti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;SMUN 3 Watansoppeng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Nurjannah Sudirman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;SMUN 1 Soppengriaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Ahmad Wira Henri Pratama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;SMUN 2 Watansoppeng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Heriwawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;SMUN 2 Sinjai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Najamuddin Khairurijal&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;SMUN 2 Sinjai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Mutmainnah Magfirah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;SMUN 1 Soppengriaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Tri Ayu Putri&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;SMUN 1 Polewali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;INFORMASI BAGI PESERTA YOUTH CAMP 2007&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Dokumen&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;a. Surat izin mengikuti Youth Camp 2007 dari sekolah bersangkutan&lt;br /&gt;b. Surat Keterangan Sehat&lt;br /&gt;c. 1 lembar Pas Photo ukuran 3x4 (hitam putih atau warna)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Bacaan Pra-program (terlampir)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Peserta wajib membaca bahan-bahan tersebut sebelum program dimulai;&lt;br /&gt;“Totto Chan: Gadis Kecil di Jendela” (Tetsuko Kuroyanagi, Gramedia, 2002)&lt;br /&gt;“Laskar Pelangi”(Andrea Hirata,PT. Bentang Pustaka, 2005 )&lt;br /&gt;“Metode Etnografi” (James P. Spradley, 1997)&lt;br /&gt;“Summerhill: Sekolah Radikal (A.S. Neill)&lt;br /&gt;“Sekolah: Dari Athena ke Cuernavaca”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Registrasi dan Pelaksanaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Peserta diharap berkumpul di Sekretariat Rumah KaMu Jl. Perintis Kemerdekaan Km 09 No.76 Makassar, pada hari Rabu 06 Januari 2007, pukul 07.30 wita untuk registrasi dan pemberangkatan rombongan (jadwal terlampir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Biaya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Panitia Pelaksana menanggung semua biaya konsumsi, akomodasi, dan transportasi selama program (06 – 17 Januari 2007), kecuali: Biaya pengeluaran pribadi/kelompok diluar program Youth Camp 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Barang yang harus dibawa&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;a. Pakaian&lt;br /&gt;Pakaian yang anda bawa sebaiknya yang nyaman dan tidak ketat. Harap membawa pakaian dingin seperti jaket dan sweater, kaos kaki, dan topi. Sepatu yang dipakai lebih baik sepatu kets dan sandal. (Perlengkapan Outdoor) &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;b. Tas&lt;br /&gt;Sangat dianjurkan menggunakan tas ransel (carrier) dan bukan koper.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;c. Obat-obatan&lt;br /&gt;Sebaiknya membawa obat pribadi yang anda gunakan seperti obat flu, sakit kepala, sakit perut, vitamin, dan sebagainya, terutama yang mengidap penyakit khusus, seperti asma.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;d. Perlengkapan&lt;br /&gt;Harap membawa senter, jas hujan, atau payung, perlengkapan mandi dan alat tulis menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Batas konfirmasi dan kontak informasi lebih lanjut&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Batas waktu konfirmasi kesediaan mengikuti Youth Camp 2006 sampai tanggal 30 Desember 2006 dengan menghubungi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Anna ( 0816 4383 583)&lt;br /&gt;2. Nita (0813 5527 3790)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sampai batas waktu tersebut di atas anda belum konfirmasi, maka tempat anda digantikan oleh calon peserta yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="&lt;$BlogItemURL$"&gt;"&gt;Link&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-116626468943008408?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/116626468943008408/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=116626468943008408' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/116626468943008408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/116626468943008408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2006/12/daftar-nama-peserta-youth-camp-2007.html' title='Daftar Nama Peserta Youth Camp 2007'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-116426196831499600</id><published>2006-11-23T13:48:00.000+08:00</published><updated>2006-11-24T19:24:52.503+08:00</updated><title type='text'>Nama Peserta WWN</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;SELAMAT...!!! Setelah melalui proses seleksi, berikut adalah nama-nama Peserta yang dinyatakan LULUS dan bisa mengikuti Pelatihan "Perempuan Menulis Novel" (Women Write Novel) di Desa Tompobulu, Kab. Pangkep tanggal 27 November-3 Desember 2006.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Harap segera mengkonfirmasi ulang kesediaan Anda mengikuti program ini dengan menghubungi Panitia Pelaksana, Anna (08164383583) atau Piyo (081342147117) selambat-lambatnya sampai hari Jumat, 24 November 2006 pukul. 22.00 WITA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Terima kasih,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Panitia Pelaksana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Nama Peserta yang LULUS :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Shanty Yani Natsir (HI UNHAS)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Winarni (Teknik UNHAS)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Nurlailatul Qadriani (Sastra Indonesia-UNM)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Mariati Atkah (Sastra Inggris UNHAS)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;A. Nini Eryani (FKM UNHAS)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Suharny Sahibo (Sastra Jerman UNM)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Fitriany B (Komunikasi UNHAS)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Rosa Amelia (MIPA UNHAS)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Fitriany Machmud (Sejarah UNHAS)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Hasni (Kedokteran UNHAS)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Arida (Pemerintahan UNHAS)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Andi Tenriola (Keperawatan Bhayangkara)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Wa Ode Nahla N (Sastra Inggris UNHAS)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Faika Burhanuddin (Sastra Indonesia UNHAS) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Amsulistiani (Teknik Eleketro UNHAS)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#000000;"&gt;Yang harus dipersiapkan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;1. Buku catatan dan alat tulis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;2. Pakaian hangat (sweater, jaket, kaos kaki, sleeping bag, dll)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;3. Obat-obatan konsumsi pribadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;4. Senter&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;5. Jas hujan/mantel atau payung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;waktu keberangkatan ke lokasi tanggal 27 November 2006, dengan jam yang akan ditentukan kemudian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-116426196831499600?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/116426196831499600/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=116426196831499600' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/116426196831499600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/116426196831499600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2006/11/nama-peserta-wwn.html' title='Nama Peserta WWN'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-116418768255486378</id><published>2006-11-22T16:39:00.000+08:00</published><updated>2006-11-24T20:39:55.763+08:00</updated><title type='text'>Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Youth Camp 2007</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berikut daftar nama calon peserta Youth Camp 2007 yang lulus seleksi berkas.&lt;br /&gt;Untuk seleksi wawancara akan dilaksanakan pada &lt;strong&gt;Sabtu &amp;amp; Minggu, 9-10 Desember 2006&lt;/strong&gt;, tempat di &lt;strong&gt;Cafe Baca Biblioholic lt 2&lt;/strong&gt;, pukul &lt;strong&gt;09.00 - selesai&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;(jadwal wawancara terlampir pada surat pemberitahuan kelulusan berkas yang dikirimkan ke sekolah yang bersangkutan. Untuk konfirmasi dan informasi lebih lanjut bisa menghubungi Panitia Pelaksana: Telp (0411) 586459 atau 08164383583 (Anna)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sakka Abd. Salam [SMUN 1 Barru]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2. Rizki Pratiwi [SMUN 1 Barru]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3. Mirah Mirfaq [SMUN 1 Barru]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;4. Sucipto Asika [SMUN 1 Mangkoso]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;5. Sri Sulistyawati Anton [SMUN 1 Watampone]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;6. Dwi Syahrul Alam Putra [SMUN 1 Watampone]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;7. Zuhrah Aeniyah [SMUN 1 Bulukumba]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;8. Dwi Sulistio [SMUN 1 Bulukumba]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;9. Marfu'a [SMUN 1 Bulukumba]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;10. Tismi Dipa Laya [SMUN 1 Bulukumba]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;11. Alfian Gunandar [SMUN 1 Bulukumba]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;12. A. Tenriola Abdullah [SMUN 1 Bulukumba]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;13. Musrifin [SMUN 1 Baraka, Enrekang]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;14. Sumardi [MAN Malakaji, Gowa]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;15. A Fatawari [MAN 2 Model Makassar]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;16. Irfan Marhaban [Ponpes IMMIM Putra Makassar]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;17. M Syahrir rafiuddin [Ponpes IMMIM Putra Makassar]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;18. Achamd Risa Mediansyah [Ponpes IMMIM Putra Makassar]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;19. M Hasbi Arifuddin [Ponpes IMMIM Putra Makassar]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;20. Jefrika Harsel Samanne' [SMU Kristen Soleman Makassar]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;21. Ikbal Manjuluri [SMU Nasional Makassar]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;22. A M Fikrin Gazali Mannawi [SMU Nasional Makassar]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;23. m Arif Al Fikri [SMUN 1 Makassar]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;24. Fenny Kristanti [SMUN 1 Makassar]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;25. Rekayasa Hedianto [SMUN 10 Makassar]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;26. Herman [SPK Polri Bayangkara]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;27. Muliani {SPK Polri Bayangkara]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;28. Rahmi Rahim [SPK Polri Bayangkara]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;29. Nur Aisyah [SPK Polri Bayangkara]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;30. Bs Titi Haerana [SPK Polri Bayangkara]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;31. Tri Ulfayanti [SPK Polri Bayangkara]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;32. Muhlisa [SPK Polri Bayangkara]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;33. Zahrah Barqil [Ponpes IMMIM Putri Pangkep]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;34. Fitriyanur Sahrir [SMUN 5 Parepare]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;35. Rakhmadi Rahman [SMUN 5 Parepare]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;36. M Wildan Riesah [SMUN 5 Parepare]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;37. Jimmy Nir [SMUN 5 Parepare]&lt;br /&gt;38. Nur Al Marwah [SMUN 5 Parepare]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;39. Yusmar Yusuf [SMUN 5 Parepare]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;40. Hasnidar Wahidin [SMUN 5 Parepare]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;41. Eka Nur Aini [SMUN 5 Parepare]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;42. Ferry Valentino [SMUN 1 Polewali]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;43. Tri Ayu Putri [SMUN 1 Polewali]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;44. Aulia Anugerah Jamil [SMUN 2 Sinjai]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;45. Najamuddin Khairurijal [SMUN 2 Sinjai]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;46. Heriwawan [SMUN 2 Sinjai]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;47. Marnawaty [SMUN 1 Lilirilau]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;48. Mumainah Magfirah [SMUN 1 Soppengriaja, Barru]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;49. Aulan Syahalia Alwi [SMUN 1 Soppengriaja, Barru]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;50. Nurjannah Sudirman [SMUN 1 Soppengriaja, Barru]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;51. Dian Ekawaty Putri [SMUN 1 Soppengriaja, Barru]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;52. Achmad Wira Henri Pratama [SMUN 2 Watangsoppeng]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;53. Nurlina [SMUN 2 Watangsoppeng]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;54. A Nur Anggraeni Yanti [SMUN 3 Watangsoppeng]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;55. Aswan Latief [SMUN 2 Takalar]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;56. Sri Wahyuni [SMUN 2 Rantepao]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;57. Matius Tandi [SMUN 2 Rantepao]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;58. Marcelia Inriani R [SMUN 2 Rantepao]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;59. Haqriarno [SMUN 1 Maniangpajo, Wajo]&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-116418768255486378?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/116418768255486378/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=116418768255486378' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/116418768255486378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/116418768255486378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2006/11/pengumuman-hasil-seleksi-berkas-youth.html' title='Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Youth Camp 2007'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-116357514638724277</id><published>2006-11-15T15:09:00.000+08:00</published><updated>2006-11-15T15:19:08.096+08:00</updated><title type='text'>Nontong Bareng &amp; Diskusi Film Jepang...!!!</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://i62.photobucket.com/albums/h95/nyomanz/jepang.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 359px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" height="553" alt="" src="http://i62.photobucket.com/albums/h95/nyomanz/jepang.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Arigatau gozaimasu !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-116357514638724277?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/116357514638724277/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=116357514638724277' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/116357514638724277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/116357514638724277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2006/11/nontong-bareng-diskusi-film-jepang.html' title='Nontong Bareng &amp; Diskusi Film Jepang...!!!'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-116264215888373128</id><published>2006-11-04T20:01:00.000+08:00</published><updated>2006-11-04T20:22:50.090+08:00</updated><title type='text'>Perempuan Menulis Novel (Pelatihan)</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LATAR BELAKANG :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Dunia kesusastraan di Sulawesi didominasi oleh kaum lelaki, sementara perempuan jarang mendapat kesempatan untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya dalam penulisan fiksi padahal perempuan sangat peka dan tanggap terhadap situasi sosial dan budaya di masyarakat.&lt;br /&gt;Menulis adalah salah satu cara untuk menyebarluaskan ide-ide perubahan sosial. Oleh karena itu dengan tujuan untuk memberikan kesempatan kepada perempuan di Sulawesi mengembangkan bakat kreatif dalam penulisan fiktif (novel) serta mendorong mereka untuk menghasilkan sebuah karya (novel) sebagai metode penyebarluasan ide-ide perubahan sosial, maka &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;INSIST&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;dan &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Lembaga Rumah Kaum Muda&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; mengundang rekan-rekan perempuan di Sulawesi untuk mengikuti Pelatihan &lt;strong&gt;“Perempuan Menulis Novel”&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;Jumat – Kamis/27 November - 3 Desember 2006&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Desa Tompobulu, Kec. Balocci, Kabupaten Pangkep&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MATERI PELATIHAN :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Penjelasan Program&lt;br /&gt;- Penjajakan Kebutuhan&lt;br /&gt;- Analisis Sosial&lt;br /&gt;- Ethnography&lt;br /&gt;- Penelitian Pra Penulisan&lt;br /&gt;- Perempuan &amp; Literatur&lt;br /&gt;- Teknik Penulisan Kreatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;FASILITATOR :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tim Fasilitator berasal dari &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;INSIST Jogja&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Penerbit ININNAWA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PESERTA :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Peserta dibatasi sebanyak 10-15 orang yang lolos seleksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kriteria peserta:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Perempuan, usia 17- 28 tahun&lt;br /&gt;- Memasukkan hasil karya minimal 2 cerpen dan/atau draft Novel (minimum 25%)&lt;br /&gt;- Memiliki komitmen kuat dalam perubahan sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SELEKSI :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pendaftaran &amp;amp; Pemasukan Formulir 2-20 November 2006&lt;br /&gt;Pengumuman Hasil Seleksi : 22 November 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BIAYA :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Panitia Pelaksana menanggung seluruh biaya Transportasi, Akomodasi dan Konsumsi selama program (di Sulawesi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PENDAFTARAN :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Formulir Pendaftaran dapat diambil di :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;CAFÉ BACA BIBLIOHOLIC&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Jl. Perintis Kemerdekaan Km 9 no 76&lt;br /&gt;Makassar 90245&lt;br /&gt;Telp : (0411) 586 459&lt;br /&gt;Email : rumah_kamu@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Contact Person :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Anna&lt;/em&gt; ( 0816 4383 583 )&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Piyo&lt;/em&gt; ( 0813 4214 7117 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PELAKSANA :&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;INSIST Jogja&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt; &amp;amp; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;Lembaga Rumah Kaum Muda (Rumah KaMu)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;bekerja sama dengan :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Café Baca Biblioholic&lt;br /&gt;Penerbit Ininnawa&lt;br /&gt;Media Kajian Sulawesi&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-116264215888373128?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/116264215888373128/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=116264215888373128' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/116264215888373128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/116264215888373128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2006/11/perempuan-menulis-novel-pelatihan.html' title='Perempuan Menulis Novel (Pelatihan)'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-116037929167747341</id><published>2006-10-09T14:18:00.000+08:00</published><updated>2006-10-10T14:05:49.710+08:00</updated><title type='text'>INFO YOUTH CAMP 2007</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Welcome October...!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Wah..tidak terasa kita sudah sampai lagi ke bulan berakhiran -ber, it means Youth Camp semakin dekat...!!! Seperti biasa Youth Camp diadakan pada bulan Januari; awal tahun, semangat baru !! Lagipula sebagian besar para siswa sudah mulai libur atau selesai ujian pada waktu itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Apa sih Youth Camp...??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mungkin banyak yang salah kaprah atau bahkan sama sekali 'blank' alias gak tau apa itu Youth Camp yang kami adakan ini. Youth Camp ini merupakan sebuah program tahunan kami, yakni program pendidikan alternatif dalam bentuk pelatihan penelitian lapangan. Program ini terdiri atas tiga tahap : yaitu &lt;strong&gt;orientasi program&lt;/strong&gt; (berupa teknik-teknik penelitian dan pengenalan isu-isu penelitian), yang kedua adalah &lt;strong&gt;penelitian lapangan&lt;/strong&gt; dan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;homestay&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (tinggal di rumah penduduk) dan yang ketiga adalah &lt;strong&gt;penulisan dan presentasi laporan&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Youth Camp 2007 nantinya merupakan Youth Camp kelima yang diadakan oleh Rumah KaMu. Yang pertama tahun 2003 bertempat di Dusun Marana, Desa Pasimarannu, Kabupaten Sinjai, tahun 2004 di Desa Pao, Malino, Kab. Gowa, tahun 2005 di Desa Mosso, Kab. Polmas, dan tahun 2006 bertempat di Desa Tompobulu, Kab. Sinjai.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;strong&gt;Youth Camp 2007 kapan dan dimana...??&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;YC 2007 akan dilaksanakan pada tanggal &lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;&lt;strong&gt;6 - 17 Januari 2007&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;bertempat di &lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;strong&gt;Desa Je'netallasa, Kab. Jeneponto&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Tujuan Youth Camp ini apa..??&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;- melatih kemampuan dasar penelitian lapangan&lt;br /&gt;- mengembangkan kualitas kepribadian dan kepercayaan diri&lt;br /&gt;- menumbuhkembangkan kesadaran kritis dan empati serta persahabatan sesama peserta dan&lt;br /&gt;masyarakat luas&lt;br /&gt;- memperkenalkan konsep-konsep pembelajaran seperti 'pembelajaran mandiri' dan 'belajar&lt;br /&gt;dari masyarakat', yang intinya adalah demokratisasi dalam pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffcc00;"&gt;Kalau begitu, siapa saja yang boleh ikutan..??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Siswa-siswi SMU/sederajat di Sulawesi Selatan yang terseleksi dengan kriteria masih duduk di kelas 1 &amp;amp; 2, cukup aktif dalam kegiatan intra dan ekstra sekolah, serta memiliki motivasi yang kuat untuk belajar dan melakukan perubahan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana dengan biayanya...???&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Panitia akan menanggung biaya konsumsi, akomodasi dan transportasi selama program Youth Camp berlangsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Pendaftarannya gimana..??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;- waktu pendaftaran mulai tanggal 9 Oktober - 10 November 2006 (pemasukan formulir)&lt;br /&gt;- Formulir pendaftaran dapat diperoleh di :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Cafe Baca BIBLIOHOLIC&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jl. Perintis Kemerdekaan km 9 no 76&lt;br /&gt;Tamalanrea - Makasar (depan kantor Mercedes Benz, samping AKBA)&lt;br /&gt;telp : (0411) 586459&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contact Person :&lt;br /&gt;- Anna M ( 08164383583 )&lt;br /&gt;- Weda ( 081355273790 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Email :&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:rumah_kamu@yahoo.com"&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;rumah_kamu@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;&lt;strong&gt;" Let's join and together we can make a change "&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-116037929167747341?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/116037929167747341/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=116037929167747341' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/116037929167747341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/116037929167747341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2006/10/info-youth-camp-2007.html' title='INFO YOUTH CAMP 2007'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-115977924139282913</id><published>2006-10-02T16:46:00.000+08:00</published><updated>2006-10-02T16:59:17.856+08:00</updated><title type='text'>Sekilas kabar</title><content type='html'>Rumah Kaum Muda (Rumah KaMu) terhitung bulan Juni 2006 lalu telah menempati kantor barunya di :&lt;br /&gt;Jl. Perintis Kemerdekaan Km 9 no 76, Tamalanrea, Makassar (samping AKBA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan yang telah, sedang dan akan dilakukan oleh Rumah KaMu bisa menghubungi alamat tersebut di atas atau ke nomor telepon&lt;br /&gt;- (0411) 586459&lt;br /&gt;- 08164383583 (anna)&lt;br /&gt;- 081342147117 (piyo)&lt;br /&gt;- 085255222852 (karno)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;email : &lt;a href="mailto:rumah_kamu@yahoo.com"&gt;rumah_kamu@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog ini untuk sementara waktu akan diperbaiki dan disetting ulang. Mohon maaf bila informasinya tidak up to date..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-115977924139282913?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/115977924139282913/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=115977924139282913' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/115977924139282913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/115977924139282913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2006/10/sekilas-kabar.html' title='Sekilas kabar'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-114912668035427612</id><published>2006-06-01T09:41:00.000+08:00</published><updated>2006-06-01T09:51:20.373+08:00</updated><title type='text'>Siswa Sebagai Peneliti</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Rumah KaMu (Rumah Kaum Muda)&lt;/span&gt; bekerja sama dengan &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Diknas Prop. Sulsel&lt;/span&gt; akan mengadakan  Pelatihan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Siswa Sebagai Peneliti" &lt;/span&gt;dimana para siswa dan siswi se-Sulsel akan diajak untuk belajar, berpetualang sambil berpikir kritis dengan tinggal bersama penduduk setempat. Diharapkan para siswa-siswi tersebut dapat melatih kemampuan dasar penelitian lapangan, mengembangkan kepercayaan diri dan empati kepada sesama, serta diperkenalkan pada konsep-konsep pembelajaran seperti 'pembelajaran partisipatif', 'pembelajaran mandiri', 'belajar dari masyarakat', yang intinya adalah demokrasi dalam pendidikan&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl style="font-weight: bold;"&gt;Format Acara :&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Orientasi (teknik-teknik penelitian dan pengenalan isu-isu penelitian)&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Penelitian Lapangan dan homestay&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Penulisan dan Presentasi Laporan&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl style="font-weight: bold;"&gt;Pelaksanaan Kegiatan :&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;24 Juni - 5 Juli 2006 bertempat di:&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Kabupaten Soppeng&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Kabupaten Bulukumba&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Kabupaten Bantaeng&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Kabupaten Barru&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl style="font-weight: bold;"&gt;Peserta :&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;100 orang siswa-siswi yang lulus seleksi dari seluruh Propinsi Sulawesi Selatan&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl style="font-weight: bold;"&gt;Syarat-syaratnya :&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Kelas 1 &amp; 2 SMA/Sederajat&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Aktif dalam kegiatan ekstra dan intra sekolah&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Tertarik untuk belajar-berpetualang-berpikir kritis&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl style="font-weight: bold;"&gt;Tim Fasilitator :&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;Tim Fasilitator terdiri dari alumni FASID (Foundation of Advanced Studies and International Development) Fieldwork Program dan community workers yang telah berpengalaman.&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl style="font-weight: bold;"&gt;Biaya :&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;GRATIS (Panitia menanggung biaya akomodasi, konsumsi, dan transport selama program)&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl style="font-weight: bold;"&gt;Pendaftaran :&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;Formulir Pendaftaran dapat diperoleh di :&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- DIKNAS Prop. Sulsel, Bagian Kepemudaan (setiap hari kerja)&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;  Jl. Perintis Kemerdekaan - Tamalanrea&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;  Makassar&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Cafe Baca &lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;BIBLIOHOLIC&lt;/span&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;  Jl. Perintis Kemerdekaan VI no 3&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;  Tamalanrea - Makassar 90245&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Diknas-diknas kabupaten atau sekolah masing-masing&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl style="font-weight: bold;"&gt;Contact Person :&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Armin Hari ( 0813 4271 2551 )&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Ni Nyoman Anna ( 0816 4383 583 )&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;- Lembaga Ininnawa ( 0411. 587117)&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;Email : rumah_kamu@yahoo.com&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl style="font-weight: bold;"&gt;BATAS AKHIR PENGUMPULAN FORMULIR&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;tanggal 12 Juni 2006&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-114912668035427612?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/114912668035427612/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=114912668035427612' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/114912668035427612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/114912668035427612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2006/06/siswa-sebagai-peneliti.html' title='Siswa Sebagai Peneliti'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-114855630860590733</id><published>2006-05-25T19:08:00.000+08:00</published><updated>2006-05-25T19:29:41.670+08:00</updated><title type='text'>Info Kegiatan : TRANSFORM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Rumah Kaum Muda (Rumah KaMu)&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;,&lt;/span&gt; bekerjasama dengan INSIST, Cafe Baca Biblioholic, Penerbit Ininnawa, dan Media Kajian Sulawesi (MKS) akan mengadakan &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;TRANSFORM&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;(Training for Social Transformation Volunteers) yang memiliki tujuan :&lt;br /&gt;- memupuk komitmen dan visi komunitas kaum muda yang memiliki inovasi dalam perubahan sosial&lt;br /&gt;- meningkatkan kemampuan konseptual dan teknis yang diperlukan dalam proses pergerakan yang lebih berorientasi aksi&lt;br /&gt;- merintis jaringan relawan untuk transformasi sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Format Acara :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Penjelasan Program                                                                            - Riset/alat-alat Pemahaman Realitas&lt;br /&gt;- Penjajakan Kebutuhan Pelatihan                                                  - Pengorganisasian Komunitas&lt;br /&gt;- Analisa Sosial                                                                                        - Media Penyadaran Komunitas&lt;br /&gt;- Peta Gerakan Sosial                                                                          - Rencana Tindak Lanjut&lt;br /&gt;(Program ini menganut prinsip pembelajaran partisipatif, sehingga isinya akan sangat bergantung pada hasil penjajakan kebutuhan peserta)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Waktu Pelaksanaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 16-22 Agustus 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tempat :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pusat Pelatihan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo, Takalar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Peserta :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;20 Orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kriteria dan Syarat Peserta :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Memiliki komitmen kuat dan gagasan inovatif terhadap perubahan sosial&lt;br /&gt;2. Membuat esai tentang alasan mengikuti lokalatih ini dan perubahan apa yang ingin Anda lakukan dalam komunitas (minimal 600 kata)&lt;br /&gt;3. lulus seleksi berkas dan wawancara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Biaya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 153);"&gt;FREE&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 153);"&gt; &lt;/span&gt;(panitia menanggung biaya transportasi, akomodasi dan konsumsi selama program)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batas Waktu Pendaftaran :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sampai dengan Tanggal 8 Juni 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Formulir Pendaftaran dapat diperoleh di :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;CAFE BACA BIBLIOHOLIC&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jl. Perintis Kemerdekaan VI no 3&lt;br /&gt;Makassar 90245&lt;br /&gt;Contact Person : &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Hery&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;(0411 5612 051) atau (0813 5511 1642)&lt;br /&gt;                              &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Fitriani&lt;/span&gt; (0813 4214 7117)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;blogitemurl&gt;   &lt;a href="%3C$BlogItemURL$"&gt;"&gt;Link&lt;/a&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-114855630860590733?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/114855630860590733/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=114855630860590733' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/114855630860590733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/114855630860590733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2006/05/info-kegiatan-transform.html' title='Info Kegiatan : TRANSFORM'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-114855438112487762</id><published>2006-05-25T18:38:00.000+08:00</published><updated>2006-06-01T10:06:12.103+08:00</updated><title type='text'>Youth Camp 2006</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;Akhirnya, petualangan telah dimulai. Dua puluh empat siswa-siswi (12 cowok-12 cewek) dari berbagai sekolah dan daerah di Sulsel dan Sulbar bersama-sama belajar, berpetualang dan meneliti di desa Tompobulu, Kec. Bulupoddo, Kabupaten Sinjai. Youth Camp yang berlangsung tanggal 19-28 Januari 2006 lalu terdiri atas 3 tahapan, yakni Orientasi yang berlangsung di Wisma Hawaii Sinjai, Penelitian Lapangan selama kurang lebih seminggu di desa Tompobulu dimana mereka tinggal bersama orang tua angkat yaitu penduduk desa sendiri, mengikuti kebiasaan keluarga angkat, membaur bersama masyarakat dan belajar dari mereka. Dan tahapan yang ketiga yakni penulisan laporan dan presentasi hasil penelitian di Aula Wisma Hawaii Sinjai. Presentasi ini dilakukan dengan cara yang bragam, baik melalui mini drama, puisi, penyajian poster, dsb oleh para siswa-siswi itu sendiri. Acara ini juga dihadiri oleh pejabat Pemda, Diknas Kab. Sinjai, para Orang Tua angkat di desa, siswa-siswi SMA di Sinjai, dan masyarakat umum lainnya. Info lebih lanjut mengenai Youth Camp 2006 ini dan Laporan Kegiatan dapat menghubungi Rumah Kaum Muda di Cafe Baca Biblioholic atau Sdri. Anna di 08164383583.&lt;br /&gt;&lt;blogitemurl&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: courier new;font-size:130%;" &gt;&lt;blogitemurl&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-114855438112487762?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/114855438112487762/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=114855438112487762' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/114855438112487762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/114855438112487762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2006/05/youth-camp-2006.html' title='Youth Camp 2006'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-113989285992748061</id><published>2006-02-14T12:50:00.000+08:00</published><updated>2006-02-14T13:42:29.416+08:00</updated><title type='text'>Rumah Kamu on Air</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7990/283/1600/anna5.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7990/283/320/anna5.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salah satu upaya Rumah KaMu dalam mempromosikan kegiatannya adalah melalui media campaign. Rupa-rupanya Delta FM tertarik dengan salah satu program tahunan Rumah KaMu yakni Youth Camp dan kami diundang untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai kegiatan ini melalui acara Delta Siesta yang mengudara melalui frekuensi 99.2 FM pada pukul 12.00-13.00 WITA pada tanggal 14 Desember 2005. Cukup banyak juga yang tertarik untuk tahu lebih banyak tentang Youth Camp, baik sebagai peserta, sukarelawan atau panitia. Info lebih lanjut mengenai Rumah KaMu bisa menghubungi Ary (081524001887) atau ke Café Baca Biblioholic, jalan perintis kemerdekaan VI no 3 Makassar&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="&lt;$BlogItemURL$"&gt;"&gt;Link&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-113989285992748061?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/113989285992748061/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=113989285992748061' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/113989285992748061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/113989285992748061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2006/02/rumah-kamu-on-air.html' title='Rumah Kamu on Air'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-113989236433952732</id><published>2006-02-14T12:15:00.000+08:00</published><updated>2006-02-14T12:46:04.360+08:00</updated><title type='text'>Workshop YC 06</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7990/283/1600/anna4.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 255px; CURSOR: hand; HEIGHT: 185px; TEXT-ALIGN: center" height="185" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7990/283/320/anna4.jpg" width="247" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; (gambar 1 : Nassami foto-foto jalan terus)&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7990/283/1600/anna3.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" height="188" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7990/283/320/anna3.jpg" width="259" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; (gambar 2 : simulasi game)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7990/283/1600/anna2.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" height="224" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7990/283/320/anna2.jpg" width="267" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Masih sehubungan dengan pelaksanaan Youth Camp 2006, Rumah KaMu mengadakan Workshop untuk para fasilitator dan staff pada tanggal 9-11 Desember yang lalu. Tujuannya untuk lebih mematangkan format acara dan try-out materi-materi yang akan dibawakan nantinya. Yang jelas, workshop kali ini berlangsung seru dan benar-benar on-time (salut untuk panitia !!). Ada banyak game-game yang diujicobakan kali ini dan sebagian besar berhasil memenuhi tujuan materi yang ingin dicapai. Dan lokasi workshop yang mengambil tempat di Malino dengan udara yang dingin dan banyak makanan cukup memprovokasi untuk mengisi waktu istirahat dengan curhat-curhat kecil, hehehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7990/283/1600/anna.0.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 276px; CURSOR: hand; HEIGHT: 185px; TEXT-ALIGN: center" height="185" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7990/283/320/anna.0.jpg" width="281" border="0" /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/a&gt; (gambar 3: Suasana diskusi)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="&lt;$BlogItemURL$"&gt;"&gt;Link&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blogitemurl&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-113989236433952732?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/113989236433952732/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=113989236433952732' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/113989236433952732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/113989236433952732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2006/02/workshop-yc-06.html' title='Workshop YC 06'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-112679570450949427</id><published>2005-09-15T22:45:00.000+08:00</published><updated>2005-09-15T22:48:24.516+08:00</updated><title type='text'>Youth Camp 2006</title><content type='html'>RUMAH KAUM MUDA (RUMAH KAMU) bekerja sama dengan DIKNAS Sulsel, Media Kajian Sulawesi, dan Cafe Baca BIBLIOHOLIC kembali akan mengadakan kegiatan tahunan YOUTH CAMP yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sinjai Sulsel,  4-13 Januari 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Youth Camp merupakan sebuah program pendidikan alternatif dalam bentuk pelatihan penelitian lapangan yang terdiri atas tiga tahap :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orientasi program (teknik-teknik penelitian dan pengenalan isu-isu penelitian)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Penelitian Lapangan dan Home Stay di rumah penduduk,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Penulisan dan presentasi laporan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbuka bagi siswa-siswi SMU/Sederajat kelas 1 &amp; 2 yang aktif dalam kegiatan ekstra &amp; intra sekolah, serta berwawasan luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nantinya akan diseleksi (seleksi berkas dan wawancara) untuk mendapat 25 peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panitia akan menanggung semua biaya selama program (GRATIS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formulir pendaftaran dapat diperoleh di  :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Cafe Baca Biblioholic (Jl. Perintis Kemerdekaan VI no 3 Makasar, Telp 0411 5755994),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Rumah Kamu (Komp. Mawar Blok E/11, Jl. Pengayoman,Makassar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;atau menghubungi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;email : youthcamp_mks@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumadil (081342982195), Anna (0816 4383 583), Ary (081524001887)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batas akhir pendaftaran tgl 30 September 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.rumahkamu.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Education is the single most powerful weapon you can use to change the world (NELSON MANDELA) "&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-112679570450949427?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/112679570450949427/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=112679570450949427' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/112679570450949427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/112679570450949427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2005/09/youth-camp-2006.html' title='Youth Camp 2006'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-112140519580550174</id><published>2005-07-15T13:25:00.000+08:00</published><updated>2005-07-15T13:26:35.806+08:00</updated><title type='text'>Program ”Sekolah 2000” dari Dirdikmenum Depdiknas RI</title><content type='html'>Kedepankan Iptek, Kuasai Dunia Maya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktorat yang termasuk memiliki wilayah pengelolaan terluas, sekaligus terberat ini, telah merancang sejumlah program terobosan demi pengembangan dunia pendidikan. Salah satunya ialah program “Sekolah 2000”. Apa keunggulannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AGAKNYA mungkin, tidak atau belum banyak orang yang kenal dengan apa yang diberi nama Program Sekolah 2000. Ini adalah sebuah program tajaan Direktorat Pendidikan Menengah dan Umum Depdiknas RI, yang sudah dideklarasikan sejak tahun 1999 lalu, di Jakarta. Tentunya, bisa dikatakan program ini sudah cukup menempuh perjalanan panjang, sebagaimana klaim pengelolanya melalui Ketua Pelaksana Program Heru Nugroho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan kami sungguh bersyukur, sampai saat ini masih bisa berkontribusi dalam rangka peningkatan pemanfaatan teknologi informasi di komunitas pendidikan Indonesia. Ini melengkapi rasa syukur kami yang hampir setiap tahun ikut berperan aktif dan pasif dalam kegiatan-kegiatan sosialisasi dan edukasi pemanfaatan TI pada tingkat daerah dan nasional,” ungkap Heru, melalui pesan tertulis yang disampaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heru pun melanjutkan, bahwa pada dasarnya pihaknya mengucapkan banyak terima kasih, kepada siapa saja yang telah turut serta mendukung kegiatan ini. “Karena tanpa dukungan dari pihak-pihak lain, program Sekolah 2000 ini pasti tidak akan bisa dilaksanakan sesuai misi dan tujuannya,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami semakin mencintai setiap kegiatan yang dilakukan, karena kami semakin memahami dan menyadari bahwa pondasi dari sebuah negara dan bangsa itu, adalah pendidikan,” ia menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya, masih menurut Heru, di era yang semakin mengarah pada digitalisasi proses ini, di mana TI sudah merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan dalam aktifitas kehidupan sehari-hari, mereka dari Sekolah 2000 pun lebih bersemangat untuk berbuat lebih banyak lagi, sesuai kemampuan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana mungkin sudah cukup terbaca, visi dari program Sekolah 2000 ini sendiri, adalah “mencerdaskan anak bangsa”. Sedangkan misinya, adalah mendorong terbentuknya komunitas pengguna Teknologi Informasi (TI) di kalangan komunitas pendidikan tingkat sekolah lanjutan (SMP/SMU/SMK maupun Madrasah/Pesantren) di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tujuan dari keberadaan komunitas ini sendiri, sebenarnya adalah pertama, memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh siswa dan guru di Indonesia, untuk mengenal dan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi (khususnya internet) secara intensif. Kedua, meningkatkan interaksi antar sekolah di berbagai daerah, agar terjadi kerjasama dan sinergi yang positif untuk kepentingan bersama,” jelas Heru lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemudian tujuan lainnya, untuk menghubungkan dunia SMU, SMK atau Sekolah Menengah setara lainnya, dengan komunitas lain terkait, misalnya perguruan tinggi dalam dan luar negeri, industri, dan lain-lain, sehingga terjadi arus informasi yang efektif untuk pengambilan keputusan yang berkualitas,” timpalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan halnya menyangkut kegiatan atau program yang sudah dijalankan dan dirancang oleh Sekolah 2000 sejauh ini, terdapat sejumlah besar daftar sebenarnya. Namun, barangkali yang patut dicatat, adalah beberapa program-program Sekolah 2000 yang berskala nasional, yakni antara lain Cerdas Cermat Online, sebuah kegiatan yang bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi RI, serta STMIK Perbanas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemudian, juga ada program Penerimaan Siswa Baru (PSB) secara Online di tahun 2004, yang bekerjasama dengan Unit Pengkajian dan Penerapan Teknologi Informasi (UPPTI) Universitas Brawijaya. Lalu, ada juga gelaran Award Website 2004, yakni sebuah ajang kompetisi website sekolah tingkat SLTP, SMU, SMK dan Pesantren se-Indonesia,” tutur Heru lagi, mewakili pihak Sekolah 2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program lainnya yang tak kalah menarik dimiliki oleh lembaga ini, antara lain adalah fasilitas hosting serta domain (sch.id) gratis, “Video Conference” Jakarta-Makassar dalam sebuah Diskusi Panel dan Seminar Jarak Jauh, Program SMK-TI, Dompet TI, Millenium Internet Roadshow (MIR), Sumpah Internet Pemuda, hingga E-Student Camp dan berbagai kegiatan pelatihan.***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-112140519580550174?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/112140519580550174/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=112140519580550174' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/112140519580550174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/112140519580550174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2005/07/program-sekolah-2000-dari-dirdikmenum.html' title='Program ”Sekolah 2000” dari Dirdikmenum Depdiknas RI'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-112140507865882333</id><published>2005-07-15T13:24:00.000+08:00</published><updated>2005-07-15T13:24:38.663+08:00</updated><title type='text'>Sekolah Milik Siapa?</title><content type='html'>Oleh: Deny Suwarja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NINA, seorang calon siswi baru di sebuah SMP negeri. Tidak seperti siswa lainnya, Nina tidak merasakan kekhawatiran tidak diterima ketika dia mendafarkan dirinya ke SMP favorit di kotanya. Nina yakin 100 persen, bahwa walaupun NEM yang dia peroleh waktu di SD tak akan melewati passing grade yang ditentukan, dia pasti akan dapat masuk ke SMP tersebut dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bercerita kepada teman-temannya bahwa keyakinannya dapat masuk ke SMP negeri itu dengan mudah, disebabkan karena dia mempunyai kerabat yang mengajar di sekolah tersebut. Dia bercerita, bahwa kerabatnya telah menitipkan dirinya kepada Kepala SMP bersangkutan dan kepada Panitia PSB, agar namanya tercatat sebagai murid yang lolos seleksi. Walaupun namanya tersebut tidak tercantum dalam siswa yang terdaftar, atau kalaupun terdaftar tetapi tidak lolos, dia pasti tetap dapat jatah kursi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nina menceritakan hal itu kepada Budi teman akrabnya, yang kebetulan juga bersamaan dengan dia untuk melanjutkan ke SMP yang sama. Budi tidak seberuntung Nina, karena Budi hanyalah anak seorang buruh tani. Sehingga orangtuanya tidak mempunyai daya dan kekuatan apapun untuk juga menitipkan dirinya agar dapat diterima di SMP tersebut dengan mulus seperti Nina. Getir dan pahit sekali perasaan Budi ketika mendengar cerita ceria dari Nina. Hatinya seperti ditusuk-tusuk, ketika mendengar kemudahan yang diperoleh Nina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Budi menyadari kelemahan dan ketidakmampuan orangtuanya. Dia hanya bisa bersabar diri dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Dia yakin bahwa usahanya tidak sia-sia, dan dia yakin Tuhan Maha Melihat dan Maha Tahu, mana perbuatan yang lebih mulia, mana perbuatan yang benar. Biarlah pengadilan di akhirat kelak yang akan membuktikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nina bisa tenang (walaupun tanpa kehormatan), karena dia dapat masuk dengan jaminan 100 persen. Kesaktian kerabatnyalah yang menjaminnya dapat duduk di kursi dan belajar dengan tenang di SMP tersebut. Berbeda dengan Budi, yang bila NEM-nya tidak memenuhi passing grade dia akan terjungkal, dan harus menerima kenyataan pahit untuk belajar di sekolah swasta. Sekolah yang dinilai selama ini sebagai the second school, baik dari segi mutu guru atau mutu pendidikannya. Sekolah swasta yang paling ditakuti oleh orangtuanya, karena biaya DSP bulanannya melebihi biaya di SMP negeri. Sekolah yang mau atau tidak mau harus ditempuh, yang justru biasanya oleh orang kebanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah siswa yang bernasib “mujur” tapi tidak jujur seperti Nina, sebenarnya lebih sedikit daripada jumlah siswa yang “jujur” tapi tidak mujur seperti Budi. Ironisnya, hal tersebut seperti mendominasi pada setiap tahun ajaran baru. Ada Nina yang puterinya pejabat “Anu”, Nina titipan dari anggota dewan, Nina yang anaknya tokoh masyarakat “Anu”, Nina yang cucu dari Kyai “Anu”, Nina yang anaknya aktifis “Anu” dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kenyataan di atas timbul pertanyaan, sekolah itu milik siapa? Sekolah yang seharusnya menjadi milik semua lapisan masyarakat atau public property, telah berubah menjadi milik pribadi alias private property. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat masyarakat untuk mendapat pendidikan sewajarnya untuk menjadi manusia seutuhnya, berubah fungsi menjadi tempat segelintir orang yang merasa mempunyai kekuasaan untuk dapat memasukkan anak atau kerabatnya dengan mudah, dengan tidak pernah mempertimbangkan keadilan dan perasaan orang yang tidak mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah yang seharusnya merupakan tempat untuk menjadikan siswa belajar bagaimana cara belajar (learning to learn) menggali nilai dan kompetensi diri, telah dipelintir menjadi bagaimana cara menggali ketidakbenaran. Siswa yang seharusnya diajari bagaimana melakukan (learning to do) hal-hal yang baik, telah terpeleset menjadi bagaimana melakukan ketidakbaikan menjadi “terlihat” seperti baik. Sekolah yang seharusnya menjadikan siswa dapat belajar bagaimana dia hidup menjadi dirinya sendiri (learning to be), dengan dasar kejujuran telah tergelincir menjadi bagaimana agar dia tetap hidup dengan segala cara, agar dia tetap mendapatkan kemudahan. Sekolah yang seharusnya mengajarkan kepada anak didiknya bagaimana mereka dapat hidup bersama dengan masyarakatnya atas dasar kesamaan hak dan keadilan (learning to live together), telah terhapus oleh pendidikan bagaimana menutup jati dirinya dengan ego lebih dari masyarakat lainnya, karena kekuasaan yang dipunyai kerabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah yang seharusnya menjadi milik masyarakat telah berubah kepemilikan menjadi milik kelompok tertentu yang memegang kekuasaan di lingkungan sekolah. Kita melihat dengan hati miris, bagaimana sekolah menentukan DSP alias Dana Sumbangan Pembangunan tanpa melalui rapat. Secara sepihak meminta kepada orangtua murid untuk melunasi DSP plus seragam batik, seragam putih biru/abu-abu, sepatu, atribut dan lain sebagainya, sekian ratus ribu. Dana terus berlanjut ketika anaknya telah resmi menjadi siswa sekolah tersebut. Ada MOS, iuran pramuka, hingga iuran perpisahan. Anehnya, dana tersebut tidak jelas pertanggungjawabannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu mungkin tidak bermasalah bagi orangtua murid yang mempunyai penghasilan tetap. Tapi, bagaimana dengan orangtua yang berperan sebagai buruh tani, pedagang asongan atau tukang beca? Haruskah anak-anak mereka tersingkir oleh kebijakan sekolah yang tidak bijak? Bukan hal yang aneh, kalau pada setiap tahun ajaran baru, pegadaian menjadi ramai oleh orangtua yang menggadaikan harta demi sekolah anak-anaknya. Bukan hal yang aneh pula, ketika sekolah telah menjadi pasar bebas tempat para kapitalis memperdagangkan jualan dan menuai keuntungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin perjuangan dan pengorbanan orangtua tidak sia-sia, bila penggunaan dari uang hasil mandi keringat dan air mata tersebut sesuai dengan peruntukannya, atau sesuai dengan kualitas barang yang diterima anaknya. Kenyataannya? Ambil satu kasus sepatu hitam Warrior yang dipakai anaknya, yang tidak sampai 2 bulan sudah amburadul. Ketika penulis menanyakan hal itu, seorang guru yang bertanggung jawab atas pengadaan sepatu tersebut dengan enteng menjawab. “Wajar aja, kan harganya hanya dua puluh lima ribu perak. Jadi kualitasnya jelek seperti itu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kondisi seperti di atas, yang hanya menguntungkan satu pihak tertentu saja, tanpa melibatkan kepentingan hajat hidup orang banyak terus berlanjut, di negeri yang katanya berdasarkan Pancasila ini, bukan hal yang aneh pendidikan kita peringkatnya akan terus terjun bebas ke peringkat yang lebih rendah lagi. Padahal kita ketahui saat ini, peringkat pendidikan kita di antara 12 negara Asia, sudah berada pada peringkat 12 alias paling bontot!***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Deny Suwarja adalah aktifis milis MP2I (Masyarakat Peduli Pendidikan Indonesia) Bandung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-112140507865882333?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/112140507865882333/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=112140507865882333' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/112140507865882333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/112140507865882333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2005/07/sekolah-milik-siapa.html' title='Sekolah Milik Siapa?'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-112140475775797799</id><published>2005-07-15T13:18:00.000+08:00</published><updated>2005-07-15T13:19:17.763+08:00</updated><title type='text'>Putus Cinta, Dunia Rasanya Kiamat!</title><content type='html'>Sebulan terakhir ini, Disa berubah dari Disa yang biasanya. Dia jadi cewek pendiam, sering nangis dan lebih suka menyendiri. Selidik punya selidik, ternyata cewek manis itu baru saja diputusin Dio, cowok yang sudah dipacarinya selama setahun kemarin. Putus cinta benar-benar nyebelin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putus cinta memang bikin suasana hati jadi tidak enak. Ibarat sebuah syair lagu, makan tak enak, tidur pun yak nyeyak. Keadaan itu bolehlah berlangsung selama beberapa minggu setelah kita putus. Tapi kalau sampai makan waktu berbulan-bulan, i think it’s time for you to get a life man!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disa, termasuk salah satu cewek yang harus melanjutkan hidupnya. Dia nggak bisa terus-terusan mengingat-ingat kisah cintanya bareng Dio. Setiap ditanya, Disa selalu jawab, “Gue udah ngelupain Dio kok, gue udah move on”. Faktanya, teman-teman dekat Disa ngelihat ada beberapa tanda-tanda yang ngebuktiin kalau Disa belum ngelupain Dio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa tanda yang menunjukkan kalau kamu belum melupakan mantan pacar seperti dilansir detik.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama,. Kalau lagi ngumpul sama teman, masih sering ngomongin, Kedua, Ada perasaan ingin balik, Tiga, masih suka mikirin, Empat, berharap dapat sms atau ditelepon. Lima, suka baca sms atau surat dari pacar plus ngelihatin fotonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang lima tanda-tanda itu masih terjadi di diri kamu, inilah saatnya untuk move on. Move on setelah putus cinta, memang nggak gampang. Tapi setidaknya kita harus mencoba dan jangan terus terpuruk dalam kesedihan. Di bawah ini ada beberapa saran yang mungkin bisa kamu ikutin biar hidup kamu bisa kembali ceria:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Simpan semua barang yang bikin kamu ingat sama mantan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu nggak akan bisa melanjutkan hidup kalau masa lalu masih aja terus ada di depan mata. Barang-barang dari mantan kayak boneka, kaset atau baju, sebaiknya kamu simpan dulu atau dititipin ke teman yang kamu percaya. Kalau kamu merasa udah benar-benar pulih, baru deh kamu bisa minta barang-barang itu lagi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. Tulis semua hal buruk mantanmu itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat-ingat semua tingkah atau perkataan yang pernah mantan lakukan. Kalau udah ditulis, tempel di dinding kamar atau di kaca biar kamu sering-sering lihat. Nah, mudah-mudahan cara itu bisa bikin kamu ngerasa sudah saatnya ngelupain dia dan mulai hidup yang baru lagi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Bikin sibuk diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah biarkan diri kamu melamun meskipun hanya beberapa menit. Karena kalau sampai kamu ngelamun, pasti yang dipikirin nggak jauh-jauh dari soal mantan pacar. Sering-sering deh jalan bareng teman dekat. Mungkin selama pacaran kemarin kamu jarang ngumpul karena sibuk pacaran. Nah, sekarang ini saaatnya untuk merekatkan hubungan pertemanan itu lagi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;4. Untuk sementara, no sms and phone call, please!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal keempat ini penting banget lho. Perasaan kamu bisa berangsur-angsur membaik jika kamu makin jarang ketemu atau berhubungan sama dia. Sedikit saja kamu menjalin komunikasi dengan mantan kamu lagi, segala usaha untuk ngelupain bakal terhapus saat itu juga. Pasti di hati akan timbul harapan bisa balik.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;5. Minta bantuan teman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara ini bisa berhasil kalau kamu jujur sama mereka. Bilang terus terang kalau kamu lagi berusaha ngelupain si dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu udah ngomongin si dia lagi, teman kamu harus ngingetin soal usaha yang kamu lagi lakukan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya jangan biarkan kamu larut dalam kesedihan yang nggak ada habisnya kalau diturutin. Harus kamu lawan pakai girl power!(lin)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-112140475775797799?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/112140475775797799/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=112140475775797799' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/112140475775797799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/112140475775797799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2005/07/putus-cinta-dunia-rasanya-kiamat.html' title='Putus Cinta, Dunia Rasanya Kiamat!'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-111608666381122941</id><published>2005-05-15T00:00:00.000+08:00</published><updated>2005-05-15T00:04:23.816+08:00</updated><title type='text'>UJIAN NASIONAL:Lebih Penting Hasil Ketimbang Proses?</title><content type='html'>Sebentar lagi, mulai dari tingat SD, SMP, hingga SMA dan SMK akan melaksanakan UN (Ujian Nasional). UN ini menurut rencana akan diadakan oleh sebuah lembaga independen yang terlepas dari pemerintah. Bahkan, keputusan terbaru menyebutkan bahwa hasil UN tidak lagi mempengaruhi kelulusan, melainkan hanya sebagai bahan pertimbangan. Sejauh ini, belum ada tanda-tanda akan diadakannya UN yang berbeda dari UN tahun lalu. Hingga kini, standar kelulusan masih tetap 4,25 karena belum ada Peraturan Pemerintah yang mengatur masalah UN. Sampai saat ini juga belum ada badan independen yang rencananya akan melaksanakan UN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai alasan dikemukakan agar UN ini dapat tetap dilaksanakan. Komisi X yang awalnya menolak rencana pelaksanaan UN, akhirnya menyetujui. Padahal, dari tahun ke tahun, pelaksanaan UN masih belum dapat memberikan konstribusi yang berarti bagi pendidikan nasional kita. Lihat saja kenyataan bahwa pemerintah menentukan standar kelulusan seorang siswa. Padahal dalam UU disebutkan bahwa faktor kelulusan seorang siswa bukan hanya pada nilai akhirnya saja, melainkan juga mencakup proses dari pembelajaran siswa tersebut. Apakah adil jika seorang siswa dapat dinyatakan tidak lulus hanya karena nilai ujian akhirnya di bawah 4,25.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya, pemikiran pemerintah masih terfokus pada hasil akhir. Hal ini pula yang menurun kepada tenaga pendidik maupun siswa. Secara tidak sadar, murid-murid mulai tertekan untuk mendapatkan nilai di atas standar kelulusan, bagaimanapun caranya, halal dan tidak halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ditelusuri lebih teliti, ternyata proses pembelajaran di Indonesia masih belum baik. Berbagai sarana dan prasarana pendukung masih belum dapat disediakan oleh pemerintah. Jika demikian, bagaimana mungkin pemerintah mengharapkan adanya hasil yang baik, jika tidak didahului dengan proses dan sarana yang baik pula?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan besar inilah yang berada di balik pelaksanaan UN yang tidak lama lagi akan diselenggarakan. Apakah UN dapat menjadi sebuah tolok ukur bagi kemajuan pendidikan nasional? Jika tidak, untuk apakah UN kali ini dilaksanakan dengan menghabiskan dana sebesar Rp 249 miliar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grace Stephanie&lt;br /&gt;Jl Kol Ahmad Syam 29E Jatinangor, Sumedang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;catatan: tulisan ini diambil dari Republika online.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-111608666381122941?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/111608666381122941/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=111608666381122941' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/111608666381122941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/111608666381122941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2005/05/ujian-nasionallebih-penting-hasil.html' title='UJIAN NASIONAL:Lebih Penting Hasil Ketimbang Proses?'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-110078864050046307</id><published>2004-11-18T22:35:00.000+08:00</published><updated>2004-11-19T04:18:24.723+08:00</updated><title type='text'>selamat lebaran!</title><content type='html'>&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/2lebaran_big.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keluarga mungil rumah KAMU mengucapkan minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin. &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-110078864050046307?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/110078864050046307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=110078864050046307' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/110078864050046307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/110078864050046307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/11/selamat-lebaran.html' title='selamat lebaran!'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-110078356079883745</id><published>2004-11-18T21:07:00.000+08:00</published><updated>2004-11-18T22:13:45.086+08:00</updated><title type='text'>Segera terbit …Pelatihan Partisipatif karya Robert Chambers </title><content type='html'>&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/1853838632.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah KAMU akan menerbitkan buku “Pelatihan Partisipatif: 21 Set Ide dan Aktivitas” terjemahan dari &lt;em&gt;Participatory Workshop: a sourcebook of 21 sets of ideas &amp;amp; activities&lt;/em&gt; karya Robert Chambers. Buku ini ditujukan kepada semua orang yang berminat membantu orang lain belajar dan berubah. Ide-ide, aktivitas, dan tip yang ada dalam buku ini berguna bagi fasilitator, pelatih dan guru, serta mereka yang mengelola dan melaksanakan lokakarya, pelatihan, dan kursus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;‘For a small book this is packed with ideas, many of which you will want to return to over time… This book should be on every teacher or facilitator’s bookshelf… Whatever you teach you will extract something of use from this book, and it serves well as both a cover-to-cover read and a resource to dip into as necessary’ &lt;/em&gt;WALNUTBOOKS.COM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;‘This is an excellent, practical sourcebook of tips for those working in participatory learning and change, particularly those who organise and manage participatory workshops and other events for sharing and learning… The book will be useful for those starting out in running participatory workshops… The style of writing and presentation is informal, sometimes personal, and many of the ideas are fun as well as effective’ &lt;/em&gt;INFORMATION AND TRAINING RESOURCES FOR THE BOOK CHAIN&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-110078356079883745?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/110078356079883745/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=110078356079883745' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/110078356079883745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/110078356079883745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/11/segera-terbit-pelatihan-partisipatif.html' title='Segera terbit …Pelatihan Partisipatif karya Robert Chambers '/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-110078319017143780</id><published>2004-11-18T21:05:00.000+08:00</published><updated>2004-11-18T21:06:30.186+08:00</updated><title type='text'>Lokakarya “Membangun Ruang Baca untuk Komunitas” </title><content type='html'>Program ini diselenggarakan oleh Perpustakaan Ininnawa bekerja sama dengan YOUKEI Design, sebuah lembaga  non-profit berbasis di Tokyo yang bergerak di bidang arsitektur, dan Rumah KAMU, 21 – 29 September 2004. Tujuannya, selain membangun ruang baca untuk perpustakaan Ininnawa, mempelajari dan menerapkan teknik pertukangan tradisional di Sulawesi Selatan, juga memberikan pengalaman langsung kepada kaum muda tentang proses mendesain dan membangun ruang berdasarkan pemahaman akan fungsi, aktivitas, lingkungan sosial dan alam di mana sebuah ruang di bangun. Peserta lokakarya, yang terdiri dari 5 mahasiswa dan penggiat arsitektur dari Jepang, 20 orang dari Universitas Hasanuddin dan Universitas PEPABRI, serta kru Ininnawa dan Rumah KAMU, dipandu langsung oleh Prof. Maruyama dari Waseda University Art and Architecture School.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-110078319017143780?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/110078319017143780/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=110078319017143780' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/110078319017143780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/110078319017143780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/11/lokakarya-membangun-ruang-baca-untuk.html' title='Lokakarya “Membangun Ruang Baca untuk Komunitas” '/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-110078303337030378</id><published>2004-11-18T21:02:00.000+08:00</published><updated>2004-11-18T21:56:12.770+08:00</updated><title type='text'>Pelatihan Guru Pembina Pemuda/OSIS Calon Peneliti Muda  </title><content type='html'>&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/100_3910.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan ini, yang diikuti oleh 36 guru pembina OSIS SMU dan pembina kepemudaan se-kabupaten Gowa, diadakan oleh Dinas Pendidikan Sulsel bekerja sama dengan Rumah KAMU, sebagai tim fasilitator. Program ini berlangsung pada 17 – 19 September 2004 di Hotel Kenari, Makassar. Tujuannya: menyegarkan pemahaman guru SMU tentang metode penelitian; merekrut sejumlah guru pendamping siswa peneliti muda; gerakan awal sosialisasi peningkatan minat siswa SMU untuk meneliti di Sulawesi Selatan; meningkatkan kemampuan guru menarik minat siswa SMU untuk meneliti, melalui proses pembelajaran partisipatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/4c7e1468.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan ini dirancang khusus dengan metode pembelajaran partisipatif, dengan prinsip bahwa orang dewasa adalah pembelajar sukarela. Mereka bisa belajar dengan baik jika mereka memutuskan untuk mengikuti pelatihan demi tujuan tertentu. Para guru juga didorong untuk berbagi hasil pembelajaran dan membangun komitmen untuk aksi nyata di sekolah masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-110078303337030378?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/110078303337030378/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=110078303337030378' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/110078303337030378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/110078303337030378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/11/pelatihan-guru-pembina-pemudaosis.html' title='Pelatihan Guru Pembina Pemuda/OSIS Calon Peneliti Muda  '/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-110078284224008185</id><published>2004-11-18T20:58:00.000+08:00</published><updated>2004-11-18T21:00:42.240+08:00</updated><title type='text'>“Sekolah Para Petualang” di Makassar Indie Film Festival (MIFF)</title><content type='html'>Film “Sekolah Para Petualang” meraih juara I untuk kategori film dokumenter pada ajang Makassar Indie Film Festival (MIFF) yang diselenggarakan oleh Freehand Communication Makassar bekerjasama dengan Capsule Entertainment pada Agustus 2004 lalu.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-110078284224008185?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/110078284224008185/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=110078284224008185' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/110078284224008185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/110078284224008185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/11/sekolah-para-petualang-di-makassar.html' title='“Sekolah Para Petualang” di Makassar Indie Film Festival (MIFF)'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-110078263487928989</id><published>2004-11-18T20:47:00.000+08:00</published><updated>2004-11-18T22:09:55.753+08:00</updated><title type='text'>TOT Pelatihan Partisipatif HImpunan MAhasiswa Hubungan Internasional Unhas</title><content type='html'>&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/39f25821.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah hiruk pikuk Ospek di Unhas yang kental dengan kekerasan, Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) Unhas mencoba merayakan Ospek dengan cara lain, mereka mengubah warna kekerasan dengan membawa metode partisipatif  dalam pelaksanaan Ospek. Untuk lebih mempertajam visi dan misi mereka tersebut Rumah KAMU diundang ke Gedung FIS II Fisipol, 22/08/04,  untuk berbagi pengetahuan dalam acara Training of Trainer Pelatihan Partisipatif, Rumah KAMU diundang untuk menjadi fasilitator dalam event tersebut. Sesi pelatihannya diatur seakrab, separtisipatif dan semeriah mungkin dengan game-game asyik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/100_3633.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Materi untuk TOT itu sendiri adalah: Perkenalan dengan Throw ball, Proses Pembelajaran Partisipatif dengan Game burung merak, Dinamika Kelompok  dengan game Bujur Sangkar berantakan. Selain itu untuk memperkaya perbendaharaan game bagi panitia Ospek diperkenalkan juga game-game seperti Game jam tangan, Romli &amp; Juleha, Menebak kebutuhan dan game Penjepit kertas. TOT ditutup dengan Refleksi dimana peserta diminta menyegarkan ingatan dan berbagi hasil-hasil pembelajaran. Salut!!! HIMAHI. Keep going for the joy of learning!!! &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-110078263487928989?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/110078263487928989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=110078263487928989' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/110078263487928989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/110078263487928989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/11/tot-pelatihan-partisipatif-himpunan.html' title='TOT Pelatihan Partisipatif HImpunan MAhasiswa Hubungan Internasional Unhas'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-109958316574655078</id><published>2004-11-04T23:36:00.000+08:00</published><updated>2004-11-04T23:46:05.746+08:00</updated><title type='text'>university of writing</title><content type='html'>&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/toobeautfulforwords.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buat yang mau belajar menulis, ada kabar baik buat Anda. Penerbit Ininnawa bekerja sama dengan Cafe baca Biblioholic membuka University of Writing [tempat belajar gratis buat yang ingin jadi penulis.] khusus bagi Anda yang berdomisili di Makassar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pendaftaran dibuka sampai 20 november 2004. yang berminat bisa mengambil formulir di cafe baca Bibliohlic jl. Perintis Kemerdekaan VI No. 03 Makassar.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-109958316574655078?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/109958316574655078/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=109958316574655078' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109958316574655078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109958316574655078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/11/university-of-writing.html' title='university of writing'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-109945063476071798</id><published>2004-11-03T10:43:00.000+08:00</published><updated>2004-11-03T10:57:14.760+08:00</updated><title type='text'>SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH RAMADHAN!</title><content type='html'>&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/forgimeme01.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah sekian lama tidak di&lt;i&gt;up-date&lt;/i&gt;, kami yakin pembaca yang budiman sudah sering marah-marah, ngaku deh! makanya, dengan itu kami keluarga besar RUMAHKAMU dengan besar hati memaafkan pembaca semua. karena bulan puasa, kita semua sedang baik-baiknya...tetapi kalau bukan Ramadhan, tolong jangan suka marah-marah! &lt;br /&gt;walaupun agak telat, izinkanlah kami mengucapkan SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH RAMADHAN! nah kalau yang ini terlalu cepat, SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1425 , sekali lagi kami memaafkan pembaca semua!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-109945063476071798?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/109945063476071798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=109945063476071798' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109945063476071798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109945063476071798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/11/selamat-menunaikan-ibadah-ramadhan.html' title='SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH RAMADHAN!'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-109276024201083760</id><published>2004-08-18T00:22:00.000+08:00</published><updated>2004-08-18T00:33:13.870+08:00</updated><title type='text'>ORIENTASI PENULISAN</title><content type='html'>&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/f1b95386.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42 siswa SMUN 02 Makassar yang tergabung dalam Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) mengadakan Orientasi Penulisan bekerja sama dengan &lt;b&gt;Rumah Kamu&lt;/b&gt;, 13 Agustus 2004. Kegiatan ini adalah rangkaian pendidikan dasar di KIR SMUN 02. Rumah Kamu dalam acara tersebut bertindak sebagai fasilitator; aan, ary, anna, dan isda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta yang rata-rata siswa kelas 1 ini sangat antusias mengikuti acara berdurasi 2 jam, meskipun sebagian besar mereka belum makan siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan percaya teori menulis, hanya dengan menulis orang bisa menjadi penulis, tidak ada jalan lain!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-109276024201083760?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/109276024201083760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=109276024201083760' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109276024201083760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109276024201083760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/08/orientasi-penulisan.html' title='ORIENTASI PENULISAN'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-109266663354267466</id><published>2004-08-16T22:19:00.000+08:00</published><updated>2004-08-18T00:20:57.923+08:00</updated><title type='text'>DINAMIKA KELOMPOK</title><content type='html'>&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/100_3479.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;em&gt;"Lelah tapi asyik..." "Ringan tapi sarat makna..." &lt;/em&gt;Itulah sebagian penuturan peserta &lt;strong&gt;Pelatihan Pembekalan Peserta Program Pertukaran Pemuda Antar Propinsi (PPAP).&lt;/strong&gt; Pelatihan yang diselenggarakan oleh Diknas Sulawesi Selatan ini berlangsung pada 13 - 18 Agustus 2004 di LEC Antang Makassar. Peserta, yang terdiri atas 23 orang, aaadalah wakil dari setiap kabupaten yang mewakili Sulsel dalam PPAP tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tim Fasilitator Rumah Kamu diundang untuk memandu sesi &lt;strong&gt;dinamika kelompok &lt;/strong&gt;pada hari pertama. sebagai hidanga pembuka, fasilitator merancang proses pembelajaran yang mencakup eksplorasi diri, kerja sama, serta persepsi dan realitas. kesemua isu ini disampaikan dalam bentuk permainan. Tak heran selama sesi berdurasi 6 jam ini pun, suasana ruangan pun riuh rendah, bak kapal pecah. Selamat Jalan para peserta PPAP! Berpetualanglah ke tempat baru, dengan teman baru, dalam suasana serba baru...&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-109266663354267466?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/109266663354267466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=109266663354267466' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109266663354267466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109266663354267466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/08/dinamika-kelompok.html' title='DINAMIKA KELOMPOK'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-109214696806636998</id><published>2004-08-10T22:03:00.000+08:00</published><updated>2004-08-10T22:09:28.066+08:00</updated><title type='text'>Sekolah Para Petualang atawa Akademi Bukan Fantasi</title><content type='html'>&lt;em&gt;Oleh: Nurhady Sirimorok&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt; &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/love17.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Saya kira perkenalannya sama seperti di acara-acara lain. Satu persatu berdiri kemudian mengucapkan ‘Nama saya A, dari sekolah B, dan seterusnya.’ Ternyata di sini caranya lain.”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;            Mungkin ini cukup menarik, karena kutipan ini tertulis pada jurnal seorang siswi SMU yang sudah berpengalaman mengadakan atau mengikuti berbagai kegiatan pelatihan. Apakah cara perkenalan memang cuma satu? Hal kedua yang menarik adalah kutipan yang sama juga ditulis peserta kegiatan ini tahun lalu, padahal mereka belum pernah bertemu, apalagi berdiskusi tentang kegiatan ini. Seperti apakah kegiatannya?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan Pertama&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;            Pagi, 3 Januari 2004. Terlihat satu persatu siswa-siswi SMU datang ke Kantor Pendidikan Nasional Propinsi Sulawesi Selatan. Begitu matahari semakin meninggi, jumlah mereka pun kian bertambah. Hari itu, tidak satupun di antara mereka mengenakan pakaian sekolah. Mereka berpakaian casual sambil menenteng tas besar-besar. Dan hari itu, tak ada seorang pegawai Dinas Pendidikan pun yang menegur mereka karena itu adalah hari libur. Nampak wajah-wajah gugup, atau berusaha tenang. Mereka tidak begitu banyak berbicara ketika baru datang. Namun kesunyian itu, itu segera luntur ketika mereka saling memperkenalkan diri.&lt;br /&gt;            Akhyar, seorang peserta, datang tergopoh-gopoh. Ia kira sudah terlambat. Dengan wajah tegang, ia memasuki lobi kantor sambil melirik kanan-kiri, entah mencari apa. Ketika saya memanggilnya, dan memberi perlengkapan dan jadwal, baru dia terlihat tenang. Perlengkapan itu semua terhimpun dalam sebuah map plastik. Di dalamnya ada bloknote, pulpen, jadwal, peta desa yang akan didatangi, daftar keluarga angkat. Oleh panitia, semua informasi diberikan sedapat mungkin dalam bentuk tertulis agar mereka mulai memanfaatkan informasi tertulis. Menggunakannya di dunia nyata.&lt;br /&gt;            Meski sudah ada yang saling kenal dan tahu jadwal, namun wajah sebagian dari mereka masih agak tegang.&lt;br /&gt;            Mereka adalah peserta Youth Camp 2004. Program ini adalah tahun kedua, setelah tahun lalu —pada bulan yang sama— diadakan di Desa Marana Kabupaten Sinjai. Jika boleh membandingkan, peserta tahun ini kelihatan lebih mandiri. Rupanya, panitia telah bekerja baik untuk mensosialisasikan Youth Camp.&lt;br /&gt;            Mengenai sosialisasi, ini punya cerita lain. Panitia harus keliling ke 25 sekolah di Sulawesi Selatan, untuk menyampaikan surat, pamflet dan poster, ke pihak sekolah, kalau perlu ketemu langsung dengan guru atau ketua OSIS. Di 17 sekolah —yang menerima baik— mereka bahkan mengadakan presentasi. Secara keseluruhan panitia mengirim informasi kegiatan ini ke 20 Kabupaten/Kota.&lt;br /&gt;            Sosialisasi ini bukannya tanpa hambatan. “Pernah kami kirim paket berisi surat, pamflet, poster dan formulir, lewat pos dengan menggunakan amplop Diknas. Ketika dicek ke Diknas Kabupaten. ternyata mereka belum menyampaikannya ke sekolah. Bahkan sebagian mengaku tidak tahu menahu keberadaan surat itu sama sekali,” keluh Armin salah seorang panitia. “Bahkan di beberapa sekolah, terutama yang terbilang top, kami tidak diberi izin presentasi sama sekali.”&lt;br /&gt;            Kerja keras panitia juga ditunjang para alumni Youth Camp tahun lalu. Mereka banyak cerita pada adik-adiknya tentang kegiatan ini. Sehingga si adik merasa lebih percaya diri. Selain itu, “Orang tua sudah mendapat informasi yang cukup tentang kegiatan ini. Tahun lalu, saking khawatirnya, ada orang tua yang mengantarkan anaknya hingga naik ke bus,” ungkap Ary, salah seorang fasilitator kegiatan ini.&lt;br /&gt;            Abdullah Jabbar, Kepala Sub-Bidang Pembinaan Generasi Muda, menyampaikan sambutan sebelum berangkat ke Local Education Centre (LEC) yang terletak di bilangan Antang, Makassar. Pegawai Diknas yang satu ini cukup banyak membantu panitia. Bahkan, dia berbaik hati menyediakan mobilnya dan menyetir sendiri, untuk mengangkut sebagian dari peserta ke LEC.&lt;br /&gt;            Sebelum naik mobil. peserta dihitung. Ternyata kurang satu. “Sekarang sudah jam 8.10, berarti sudah terlambat sepuluh menit. Tinggalkan saja!” Maka berangkatlah seluruh peserta dengan dua Pete-pete (sebutan angkutan kota di Sulawesi Selatan) dan dua Kijang.&lt;br /&gt;            Sebenarnya jumlah peserta ada 25 orang. Hasil dua kali seleksi. Pada seleksi berkas, panitia memeriksa 160 formulir, kemudian meluluskan 59 orang untuk diwawancarai. Karena peserta yang bisa diterima sangat terbatas, hanya 25 orang yang bisa diterima. Dua orang tidak bisa ikut karena sekolah sedang mengadakan ulangan, dan tidak mengizinkan mereka pergi. Jadilah 23 orang peserta saja. Dan pagi itu baru 22 yang terkumpul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran dari Antang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;            “Kamar kita diserobot”, lapor Ary begitu rombongan tiba di LEC Antang. Dia naik pitam. “Harusnya kamar kita di lantai 2. Supaya lebih mudah, karena ruang aula yang kita gunakan juga di lantai 2. Tadi malam semua nama sudah kita pasang di pintu. Siapa yang cabut?” sungut Ary kepada salah seorang pengelola yang baru masuk pagi itu.&lt;br /&gt;            Tempat ini adalah kompleks dengan ruang tidur dan aula, sangat cocok untuk acara yang membutuhkan tempat menginap, seperti pelatihan dan rapat-rapat. Karena itu, tempat ini menjadi langganan organisasi mahasiswa.      &lt;br /&gt;Dari cerita berbagai sumber saya akhirnya dapat mengerti kronologinya. Petugas kebersihan malam tiba, dia tidak mendapat informasi lengkap dari petugas sebelumnya. Dia mencabut seluruh nama yang ditempel di semua pintu di lantai 2, mengira nama itu sudah tidak berlaku lagi. Tak lama berselang, datanglah pengurus organsasi mahasiswa yang sudah daftar sebelumnya, untuk memilih tempat bagi peserta kegiatan mereka. Maka, pengelola hanya bisa minta maaf, mana mungkin mereka memindahkan mahasiswa. Takut berurusan dengan mahasiswa.&lt;br /&gt;            “Baiklah, kita tak punya banyak waktu berdebat. Acara sudah terlambat, seharusnya dimulai sepuluh menit lalu. Berikan saja kunci lantai satu, kita tidur di sana. Acara harus segera di mulai” tutup Ary. Anna, sang Koordinator kegiatan, segera memerintahkan para peserta menaruh barang di kamar masing-masing dan segera naik ke ruang aula.&lt;br /&gt;            Acara pertama diisi sesi perkenalan.&lt;br /&gt;            “Kalian lemparkan bola ini ke teman yang lain. Sebelum dilemparkan sebut dulu namanya. Makanya tulis nama kalian besar-besar di karton itu, baru ditempel ke dada.” Asry, salah seorang fasilitator, memberi instruksi. “Kakak panitia juga harus ikut”. Peserta dan panitia yang berdiri melingkar mulai melempar gumpalan koran yang dibentuk seperti bola (Bola sebenarnya yang dipersiapkan untuk acara ini tertinggal di sekertariat. Ary merasa sangat bersalah ketika saya menanyakan di mana dia menyimpan bola itu.).&lt;br /&gt;            “Ani, Yanti, Akmal, Rara, Kak Isda, Eka, Sukma, Kak Sul, Era………….” Begitu seterusnya hingga setiap peserta dan panitia mendapat kesempatan beberapa kali melempar. Dan, sebagian besar nama sudah masuk ingatan. &lt;br /&gt;            Setelah sesi Name &amp; Throw ini, Nur Isdah, seorang fasilitator melanjutkan. Agaknya Isda kurang siap. Dia menggunakan cara ‘lama’ untuk membagi peserta ke dalam lima kelompok; yaitu peserta secara berurutan menghitung satu sampai lima berulang hingga seluruh peserta punya nomor, dan nomor yang sama kemudian berkumpul. Cara ini sudah terlalu sering digunakan fasilitator. Pada workshop kedua yang diadakan sebagai latihan terakhir bagi fasilitator, kami berjanji untuk menghindari cara klasik ini.&lt;br /&gt;            “Sekarang, kita memasuki sesi perkenalan kedua. Nama acaranya ‘River of Life’. Tolong buat gambar sungai. Nah, andaikan sungai itu adalah alur hidup kalian. Berilah tanda di sungai itu, yang merupakan kejadian-kejadian penting dalam hidupmu. Saya kasi waktu 5 menit!. Setelah itu berkumpul dengan kelompok dan jelaskan gambar masing-masing ke teman kelompok. Kakak panitia tolong juga ikut.”&lt;br /&gt;            Para peserta terlihat begitu menikmati sesi yang satu ini. Berganti-ganti mereka menjelaskan peristiwa-peristiwa penting dalam hidupnya. Hingga, terkadang ada yang lupa waktu. “Serasa ketemu teman lama!”, begitu batin seorang peserta dalam jurnal hariannya.&lt;br /&gt;            Sesi-sesi berikutnya juga berlangsung dengan suasana serupa. Kelas dibuat melingkar tanpa satupun meja, pakaian santai, banyak berpindah tempat, dan fasilitator sesekali bercanda. Bahkan, mengenakan sarung untuk menunjukkan bahwa di ruangan itu apa saja bisa dikenakan asal sopan. ‘Bukankah sarung kita kenakan untuk menghadap Tuhan, mengapa tidak boleh dikenakan juga untuk belajar?’, mungkin begitu pendapat para fasilitator. Yang penting adalah pelajaran yang dibawakan ‘masuk’ ke kepala peserta.&lt;br /&gt;            Memang, salah satu perhatian tim kerja Youth Camp adalah bahwa bagi sebagian besar peserta didik kita, ‘belajar’ adalah sesuatu yang meresahkan. ‘Belajar’ berarti harus meraih nilai tinggi, dan untuk itu segalanya harus ditempuh. Tentu saja, sebagian besar dari mereka tidak bisa memperoleh peringkat sepuluh besar. Karena dalam kompetisi hanya ada sedikit juara. Yang kalah jauh lebih banyak. Selanjutnya, jika tak berperingkat tinggi, hukuman sosial telah menanti, baik dari orang tua, kawan, dan guru.&lt;br /&gt;            Hal ini mengguratkan kesan mendalam bahwa ‘kelas’ adalah tempat menakutkan bagi sebagian besar peserta didik. Di sanalah mereka—sadar atau tidak—dipermalukan (Tentu saja ini tidak berlaku bagi sedikit peserta didik yang terus mendapat peringkat atas). Dan itu merambat ke kata ‘belajar’. Jika mendengar kata ini, sebagian besar siswa langsung merasa seperti ditimpakan beban berat. &lt;br /&gt;            Dengan mekanisme seperti ini, ‘belajar’ bukan lagi untuk mendapatkan pelajaran atau ilmu, tetapi lebih utama untuk memperoleh nilai, apakah pelajaran masuk atau tidak, itu tidak penting lagi.&lt;br /&gt;            Karena itulah panitia berusaha menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.&lt;br /&gt;            Untuk membekali peserta dengan perangkat penelitian, mereka mengikuti sesi teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik menulis. Semuanya berlangsung dengan didominasi simulasi praktek. Ambil contoh, untuk teknik observasi mereka diminta mengamati ruangan aula selama beberapa menit kemudian menuliskan hasil pengamatannya lalu dibacakan dan mendapat masukan-masukan. Sementara untuk teknik wawancara, peserta bersimulasi dengan bergiliran mewawancarai pasangannya dan kemudian saling memberi masukan, di samping masukan dari fasilitator sesi ini yang sudah berpengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keberangkatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;            “Halo..Halo..” teriak seorang peserta sambil menutup telinga kirinya untuk menghindari bising bus, telepon genggam di kanan.&lt;br /&gt;            “Sinyalnya sudah mau habis.” Teriaknya lagi, “nanti saya telpon lagi.”              “Halo..haloo.”&lt;br /&gt;            Demi mengetahui sinyal telepon genggam akan habis, mereka berlomba-lomba menelpon ke kawan atau keluarga.&lt;br /&gt;            Pagi itu, 4 Januari 2004, barang dikepak, dinaikkan ke bus, dan deru mesin serta asap bus mengiringi keberangkatan mereka ke desa Pao, Kabupaten Gowa, sekitar 90 Km dari Makassar. 23 perserta dan 5 panitia sebagian panitia telah berangkat sehari sebelumnya. Panitia ini ada dua macam. 5 orang adalah fasilitator, yang berperan merancang seluruh piranti lunak kegiatan ini, mulai dari seleksi peserta, merancang acara, hingga menjadi pendamping selama proses penelitian dan penulisan laporan peserta. Sedangkan 5 orang lainnya adalah supporting staff, staf pendukung, yang berperan mengurus seluruh persiapan, menyiapkan seluruh kebutuhan, sebelum, selama dan setelah kegiatan. Staff pendukung ini, khususnya Anna dan sekertarisnya Armin, telah bekerja setengah tahun sebelum acara dimulai. &lt;br /&gt;            Kembali ke perjalanan.&lt;br /&gt;            Sepanjang perjalanan mereka terus bertanya-tanya, seperti apakah desa yang akan mereka tempati. Sebagian malah begitu gugup, bagaimana mereka nanti akan menyesuaikan diri dengan keluarga angkat, dengan kehidupan desa.&lt;br /&gt;            Pukul 11.30. kami singgah di makan siang di Malino. Menghirup udara sejuk di pekarangan Pesanggerahan sungguh sebuah oase. Dari tempat peristirahatan yang dibangun tahun 1920-an oleh pemerintah kolonial Belanda ini, kita dapat melihat lembah yang dipenuhi sawah yang di sampingnya mengalir sungai. Di sebelah, terlihat juga bukit hijau yang ujungnya menjorok ke barat. Sementara, di kejauhan terlihat kota Makassar, yang dulunya hanyalah dataran delta di antara dua anak sungai besar Je’ne’berang.&lt;br /&gt;            Peserta bertebaran di taman berkelompok-kelompok di sana-sini mencari tempat paling nyaman bagi mereka untuk menikmati santapan siang itu. Betapa Pesanggarahan masih menyisakan masa jayanya. Taman ini dipenuhi mainan anak-anak, ayunan, prosotan, jungkat-jangkit dan lainnya. Semuanya khas playground yang selalu ada di setiap neighborhood di negara-negara maju.&lt;br /&gt;            Malam sebelumnya, di LEC Antang, peserta diminta memilih perwakilan peserta yang akan menjalankan tugasnya selama kegiatan. Mereka menentukan dulu berapa jumlah perwakilan yang akan dipilih. Kemudian menetapkan akan memilih dua, satu putra dan satu putri. Mereka kemudian mengajukan beberapa nama, dan menetapkan, lagi-lagi lewat konsensus, dua orang sebagai perwakilan mereka. Satu orang putra dan satu putri. Yudi Adnan,.Siswa kelas 2 SMU Neg.13 dan Nur wahidah, Siswi SMU Neg.3, keduanya dari Makassar.&lt;br /&gt;            “Inilah pemilihan paling pertama dan sekaligud paling demokratis yang saya lakukan”, “Saya puas. Mereka cocok”, “Saya senang”. Itulah diantara petikan jurnal harian peserta menganggapi hasil pemilihan yang mereka laksanakan. Sebuah pembelajaran demokrasi yang cukup efektif.   &lt;br /&gt;            Salah satu tugas perwalikan ini adalah menjadi contact person, penyambung informasi dari dan ke panitia. Tugas pertama mereka adalah berusaha mengumpulkan kawan-kawannya untuk naik ke bus dan melanjutkan perjalanan dari Malino ke Desa Pao. Dan tugas ini berjalan baik.&lt;br /&gt;            “Hitung”&lt;br /&gt;            “Cukup?”&lt;br /&gt;             “Cukuuup”&lt;br /&gt;            “Berangkaat”&lt;br /&gt;            Perjalanan pun dilanjutkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Lihat itu” tunjuk seorang peserta ke luar jendela bus. “Masih ada”&lt;br /&gt;            “Mana?” yang lain bergeser ke dekat jendela&lt;br /&gt;            “Itu..”&lt;br /&gt;            “Horeee” teriak yang lain mengumunkan ke seluruh penumpang “Tiang listriknya masih ada”&lt;br /&gt;            Selama proses wawancara, mereka ditanya ‘apakah kalian sanggup bertahan di desa yang kemungkinan tidak punya listrik atau WC?’. Tentu saja semua yang ada dalam bus telah menjawab “Ya”. Jadi, mereka ingin membuktikan apakah pertanyaan kami itu betul. Sejak melewati Kanreapia, desa tertinggi di Sulawesi Selatan (1600 m di atas permukaan laut), mereka dengan intens memperhatikan satu per satu tiang listrik hingga bus tiba di desa Pao. Betapa mahal harga pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Desa Pao&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;             “Kita tiba lebih cepat” kata Anna sang koordinator, kepada panitia lain “bagaimana ini”&lt;br /&gt;            “Ya, tunggu saja” jawab Ary.&lt;br /&gt;            Maka, di kantor desa kami menanti sekitar satu jam sebelum para warga yang menjadi induk semang berdatangan (dalam program ini lebih dikenal dengan istilah Orang Tua Angkat).&lt;br /&gt;            Kantor desa terletak di tengah desa yang terletak memanjang di tepi-tepi bukit. Dari kantor ini kita sebagian peserta dan panitia menikmati pemandangan yang menakjubkan. Di belakang kantor desa, lembah curam yang lebih mirip jurang yang berakir di sebuah sungai besar lalu di seberang sungai lembah merambah keatas membentuk bukit yang lenih tinggi dari bukit yang dibanguni kantor desa ini. Kaki dan badan bukit sebelah itu hampir tertutupi oleh teras iring yang sedang menghijau di musim hujan ini. Di bagian puncak, rimbun pohon pinus menghijaukan pandangan dan membentuk kontras dengan warna langit. Burung-burung melayang-layang di lembah di bawah sana, dan gemuruh dari air terjun yang tidak terlihat menutupi suara satwa itu. Sebuah lukisan yang sungguh indah.&lt;br /&gt;            “Inne alloa, dalle inne napabattuangki Puang Alla Taala ri Desa Pao” (Hari ini Allah Swt mendatangkan rezeki kepada Desa Pao), dengan datangnya adik-adik kita peserta dan panitia Youth Camp 2004..” begitulah pembukaan sambutan Bapak Najamuddin Kepala Desa Pao. Warga terlihat cerah, mereka tersenyum penuh tanya, sambil memandangi para peserta yang duduk di lantai di hadapan mereka. Mungkin dalam hati mereka bertanya “anak yang manakah akan tinggal di rumah saya?”.&lt;br /&gt;            “Kami berharap, Bapak-bapak Ibu-ibu memperlakukan mereka bukan sebagai tamu, tetapi seperti anak sendiri. Pokoknya, Apa yang biasanya Bapak-bapak Ibu-ibu makan, itu jugalah yang diberikan pada adik-adik.”&lt;br /&gt;            Setelah acara penerimaan ini mereka ‘pulang’ ke rumah masing-masing. Dan mulailah petualangan di desa Pao.&lt;br /&gt;            Reaksi pertama peserta adalah cuaca yang sejuk, bahkan bagi sebagian besar peserta masuk dalam kategori dingin. Setiap hari, hampir di seluruh jurnal akan terbaca keluhan tentang dinginnya cuaca, menusuk ‘hingga ke tulang’, tentang bagaimana mereka dengan susah payah memaksakan diri untuk mandi pagi. Namun begitu, anak-anak kota ini mengagumi keindahan dan keaslian alam desa.&lt;br /&gt;            Sebaliknya, penduduk desa menerima mereka dengan senang namun agak heran. Ary cerita pada saya, dia bertemu seorang penduduk yang bertanya-tanya mengapa anak-anak kota ini mau-maunya datang ke desa. “Dia begitu bersemangan ketika diwawancarai. Bagaimana tidak, mereka jauh-jauh dari kota datang menanyai hal-hal tradisional yang sudah tidak lagi diperhatikan warga setempat”.&lt;br /&gt;            Desa ini terletak di perbatasan Gowa dan Bone, dan tidak jauh dari kaki Gunung Bawakaraeng. Karena itu mereka sering kedatangan mahasiswa pencinta alam. Mereka jadi terbiasa berinteraksi dengan orang-orang kota. Mereka tidak canggung dan berkomunikasi tanpa hambatan bahasa. Tidak heran, beberapa pemuda di desa akhirnya bersedia menjadi guide bagi peserta yang hendak bepergian ke lokasi yang cukup jauh. Padalah, ketika di Makassar kami panitia pusing bagaimana mengajak pemuda desa untuk terlibat, dan dalam kapasitas sebagai apa.&lt;br /&gt;            Pemandangan indah dengan air terjun, sengkedan yang melekat di sisi perbukitan, sungai deras, cuaca sejuk, tentu menyisakan ruang kosong untuk kita nikmati, untuk merenung. Dan ini membuat sebagian peserta menderita homesick. Pelepasannya macam-macam, ada yang menulisnya di jurnal harian, menangis di tengah sesi diskusi, atau, yag paling popular, lari ke Wartel di pasar terdekat, meski kadang wartel tidak berfungsi karena satelitnya tidak mampu menangkap sinyal yang dikacaukan iklim. Ada juga yang ke wartel dengan maksud lain. Dia berulang-ulang ke sana untuk mengecek peringkatnya di kelas.&lt;br /&gt;            Itulah Desa Pao, setidaknya bagi kami, panitia dan peserta Youth Camp 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Belajar dari orang desa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;            Salah satu peraturan program yang senantiasa panitia ingatkan adalah meluangkan waktu bersama orang tua angkat. Hari pertama kami tiba, semua harus berada di rumah keluarga angkat masing-masing. Di samping beristirahat, mereka juga dapat berkenalan lebih dalam dengan keluarga angkat. Kami, panitia, tidak ingin mereka hanya bergerombol sesama peserta dan menjadi orang asing di desa.&lt;br /&gt;            Keakraban yang tercipta tidak hanya baik untuk kepentingan penelitian, tetapi juga untuk mulai menanamkan empati para kaum muda ini kepada orang desa. Mereka dapat merasakan secara langsung, dari tangan pertama, kehidupan orang desa.&lt;br /&gt;            Dalam waktu beberapa jam, peserta telah mampu melakukan sosialisasi dengan baik. Sore harinya mereka sudah terlihat berjalan bersama keluarga angkat masing-masing di beberapa bagian desa. Ada yang bersama adik angkat, ada juga bersama orang tua angkatnya.&lt;br /&gt;            Selama setengah hari itu, mereka mulai mereka-reka isu penelitian yang akan mereka dalami (meski tidak mungkin terlalu dalam mengingat waktu yang cukup singkat). Dalam kecenderungan penilitian lapangan moderen, fokus penelitian ditentukan oleh keadaan lapangan, tidak dibuat sebelum penelitian berlangsung di ruang kerja, di kota, tanpa melihat keadaan lokasi penelitian. Cara ini terutama banyak digunakan pada penelitian etnografi. Beberapa aspek penelitian etnografi terapan ini kelak ‘dicangkok’ Robert Chamber, untuk membentuk metode penelitian partisipatif yang sangat terkenal Participatory Rural Appraisal (PRA).&lt;br /&gt;            Prinsip lain yang kami tekankan adalah “kalian datang ke desa adalah untuk belajar dari orang desa. Mereka adalah guru-guru kalian. Maka lihatlah, ikutilah dan tanyailah mereka.” (prinsip ini juga banyak dipengaruhi pemikiran-pemikiran Robert Chamber).&lt;br /&gt;            Suatu malam setelah seharian berkeliling desa Ary berceritera. Tadi kelompokku mewawancarai ‘Punggawa Air’. seorang anggota kelompok bertanya&lt;br /&gt;            “Apa peran pemerintah dalam hal pertanian di desa ini?”, nara sumber ini menjawab “Penyuluhan”.&lt;br /&gt;            “Seberapa sering.”&lt;br /&gt;            “Jarang sekali.”&lt;br /&gt;            “Kenapa?”&lt;br /&gt;            “Karena petugas penyuluh pertanian tidak percaya diri”&lt;br /&gt;            “Kenapa bisa begitu pak”&lt;br /&gt;            “Karena mereka hanya tau teori. Sedangkan petani belajar dari pengalaman.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kawan Seperjuangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;            Dalam melaksanakan penelitian peserta di bagi ke dalam lima kelompok; pertanian, pendidikan, masyarakat lokal, ekonomi dan kesehatan. Setiap peserta boleh memilih ke lima kelompok ini, namun harus di sesuaikan dengan jumlah peserta. Peserta, dipimpin Ibu suku dan Bapak Suku, melaksanakan pemilihan kelompok sendiri.&lt;br /&gt;            Untuk pemilihan kelompok, mereka hanya diberi batasan bahwa jangan sampai terjadi penumpukan peserta di satu kelompok, sehingga kelompok lain tidak mempunyai cukup peserta. Bahwa kelompok-kelompok penelitian ini hanya merupakan ‘batu loncatan’ untuk meneliti lebih dalam nantinya. Jadi, tidak perlu terlalu fanatik pada kelompok tertentu, karena memang setiap bidang selalu berkaitan. Misalnya, keadaan ekonomi dapat diteliti lewat tingkat pendidikan, kesehatan, pertanian, dan sebagainya, begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;            Cukup lama juga waktu yang mereka perlukan untuk sesi ini. Ini karena masih ada di antara peserta yang ‘tidak rela’ bergabung ke kelompok yang kurang diminatinya, meski berulang kali panitia menjelaskan betapa seluruh bidang itu berkaitan, dan mereka bebas memilih topik penelitian untuk menghubungkannya ke bidang yang diinginkan.&lt;br /&gt;            Akhirnya mereka berhasil memilih kelompok penelitian; lima orang di kelompok pertanian, masyarakat lokal dan kesehatan, dan empat orang di kelompok ekonomi dan pendidikan. Mereka kemudian memilih tema penelitian masing-masing. Setiap peserta dengan tema masing-masing. Tema ini mereka angkat berdasarkan ketertarikan masing-masing dan hasil pengamatan sejak mereka tiba di desa ini sehari sebelumnya. Di kelompok pendidikan misalnya, seorang peserta meneliti tentang anak putus sekolah, yang lain meneliti pendidikan informal (pengajian), proses belajar mengajar dan tentang motif menyekolahkan anak.&lt;br /&gt;            Tidak sulit bagi mereka untuk mengatur pertemuan dengan warga desa karena mereka telah diterima sebagai tamu di desa ini. Meski sebagian peserta mengeluhkan perlakuan istimewa induk semang terhadap mereka yang ‘terlalu baik’. “Kalau saya belum pulang, orang di rumah belum makan, dan kalau mereka belum makan, anak-anaknya apalagi, pasti mereka kelaparan”. Juga ada yang menyayangkan karena mereka tidak dibiarkan mencuci piring setelah makan, meski sebagian berhasil ‘memaksa’ orang di rumahnya membiarkan mereka mencuci piring.&lt;br /&gt;            Selama penelitian supporting staff bekerja mempersiapkan seluruh logistik penelitian, mengunjungi rumah-rumah penduduk, dan mengantar dengan mobil sewaan panitia, kelompok yang hendak mengadakan wawancara yang jaraknya agak jauh dandapat ditempuh mobil, misalnya di ibukota kecamatan. Sementara itu para fasilitator mendampingi kelompok masing-masing. Setiap malam diadakan briefing panitia di mana seluruh permasalahan seharian di bahas dan dicarikan solusinya.&lt;br /&gt;            Salah satu yang mengemuka adalah catatan penelitian. Tahun lalu, peserta diberi tugas untuk membuat catatan kolektif, satu untuk satu kelompok. Namun cara ini tidak efektif, karena dalam penulisan laporang, meski peserta di lebur dalam kelompok penulisan yang anggotanya dari kelompok-kelompok lain., laporan mereka hampir seragam. Setiap anggota membawa hanya satu laporan dari kelompok masing-masing sebagai bahan penulisan. Sehingga setiap kelompok menggenggam catatan-catatan lapangan yang seragam. Dari pengalaman ini kami putuskan untuk menugasi mereka membuat laporan probadi, dan setiap hari setelah menyebar mencari data, mereka harus berkumpul untuk berbagi temuan masing-masing.&lt;br /&gt;            Selama meneliti tidak sedikit rintangan yang mereka harus lalui, mulai dari yang paling sepele seperti di kejar anjing, atau menginjak ‘ranjau darat’ alias tahi sapi. Ada juga yang diusir informan di pasar. Ceritanya, waktu kelompok pertanian mulai menanyakan harga-harga pestisida pada penjualnya, tanpa memperkenalkan diri, pada saat pembeli lagi ramai. Alhasil, merekapun diusir. Ada juga yang membuat gusar informan sampai diancam dilempari tomat.&lt;br /&gt;            Masalah lain adalah jadwal. Yang paling ketiban sial adalah kelompok pendidikan. Selama Youth camp berlangsung, seluruh sekolah sedang libur. Jadi mereka harus mengandalkan wawancara untuk mengetahui keadaan sekolah. Kelompok kesehatan masyarakat juga mengalami kesulitan karena bidan yang menjadi narasumber mereka sedang ke Makassar untuk mengikuti sebuah pelatihan. Kelompok pertanian pun mengalami nasib yang sama. Ketika mengunjungi Kantor Penyuluh Pertanian di Desa Kanreapia, tiga puluh menit dengan mobil dari desa Pao, kantornya kosong melompong, padahal waktu baru menunjukkan pukul 9 pagi di hari kerja.&lt;br /&gt;            Yang paling berkesan mungkin adalah pengalaman ke dusun terpencil Bangkeng Batu. Untuk ke sana mereka harus naik turun gunung dan menyeberangi jembatan gantung.yang hanya bisa dilewati satu orang sementara di bawahnya arus sungai begitu deras. Setelah seharian melewati segala kesulitan ini, mereka menjadi ‘kawan seperjuangan’ (begitu sebutan mereka dalam jurnal harian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Competition No Cooperation Yes&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;            Persolan lain yang muncul adalah ‘hawa’ kompetisi di antara kelompok. Terdengar selentingan bahwa ada peserta yang tidak membiarkan kelompok lain dengan mudah mengakses informasi tertentu. Hal ini mungkin dilakukan untuk ‘memenangkan’ kelompoknya.&lt;br /&gt;            Fenomena ini tidak mengherankan mengingat iklim ‘pendidikan’ kita amat menganjurkan kompetisi. Meski sebenarnya ‘pendidikan’ seperti ini ternyata kurang mendidik. Dalam buku Nobody left to hate, Elliot Aronson menceritakan bagaimana persaingan antar clique (kelompok) di sebuah sekolah di Columbine, Amerika, berakhir dengan pembantaian sesama siswa. Menewaskan tak kurang …orang siswa. Sebuah tragedi nasional yang memicu banyak polemik di negeri adidaya ini.&lt;br /&gt;            Kompetisi hingga kini masih dipercaya dapat melecut kemampuan orang. Namun yang terjadi tidak hanya sampai di situ. Berbagai kalangan, misalnya sudah tidak tahu lagi tujuan awal kompetisi matematika. Untuk apa ilmu matematika sebagus itu nantinya bagi kemaslahatan orang banyak. Karena setelah mereka juara, segala kemewahan akan berdatangan dan mereka akan melupakan orang lain, apalagi saingannya. Jadi, setelah pertandingan usai, yang kalah dapat apa? Ke mana mereka? Masih tersisakah perhatian buat mereka? Apa yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas mereka kalau semua mata tertuju pada sang pemenang? Padahal dalam kehidupan nyata justru yang kalah inilah yang terbanyak.&lt;br /&gt;            Kami, panitia, bukan tidak mengantisipasi hal ini. Di samping perlakuan yang adil kepada seluruh peserta, kami juga sengaja mengadakan sebuah game untuk menyadari pentingnya kerjasama, yaitu Bujur Sangkar Berantakan. Masing-masing kelompok yang terdiri dari empat orang dibagikan kepingan-kepingan kertas untuk mereka susun menjadi bujur sangkar. Hasil idealnya adalah setiap anggota kelompok berhasil menyusun bujur sangkar masing-masing.&lt;br /&gt;            Dalam menjalankan permainan ini perserta tidak boleh berkomunikasi dalam bentuk apapun, tidak boleh mengambil kepingan dari anggota kelompok lain, dan tidak boleh saling membantu. Mereka hanya boleh mengutak-atik kepingan masing-masing dan memberi kepingan ke anggota kelompok lain. Selama permainan ini berlangsung setiap kelompok diawasi oleh seorang pengamat yang mencatat tingkah laku masing-masing anggota kelompok.&lt;br /&gt;            Hasilnya, ada yang menumpuk kepingan dan asik sendiri menyelesaikan bujur sangkarnya. Ada juga yang dengan cepat menyelesaikan bujur sangkarnya dan tidak lagi bersedia membongkarnya untuk membantu kawan. Namun, ada juga yang bersedia berkorban hingga untuk beberapa menit tak memegang kepingan sama sekali. Dan, paling banyak adalah yang melanggar aturan.&lt;br /&gt;            Ternyata permainan ini cukup berkesan bagi peserta, terbukti banyak yang menuliskannya dalam jurnal harian. “Bujur sangkar dihadapanku ndak jadi-jadi. Aku liat teman, yang bujur sangkarnya udah jadi pada egois, cuman melongo, sweet smile…But, aku dapat pelajaran berharga…kalo aku nggak boleh pasrah, try.” Begitulah ungkapan seorang peserta di jurnal hariannya. Sementara yang lain menulis “Dari permainan ini ada banyak yang dapat ditarik kesimpulan tentang kerja sama, yaitu kerja sama akan sulit terjalin bila tidak ada komunikasi antar kelompok dan saling tertutup. Permainan ini juga menyadarkan kita semua akan pentingnya kerjasama yang baik dan saling mengoreksi diri, apa kukarangan kita dalam kerjasama tim.”&lt;br /&gt;            Setelah menjelaskan hikmah di balik permainan ‘bujur sangkar berantakan’ ini Nur Isdah menutupnya dengan kalimat pamungkas: Competition No Cooperation Yes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Awal sebuah Akhir&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;            Pesanggrahan, sebuah penginapan tua yang dibangun pemerintah kolonial di tahun 20-an, menjadi saksi bagaimana peserta menulis laporan penelitian. Waktu itu malam minggu, dan ini sangat mengkhawatirkan bagi kami panitia. Sudah jadi pengetahuan umum kalau malam minggu akan mengubah kota mini nan sunyi ini menjadi ajang pesta kaum muda yang datang berduyun-duyn dari kota, khususnya Makassar.&lt;br /&gt;            Namun, di luar dugaan, peserta kelihatannya lebih tertarik berkutat di depan komputer dan berdiskusi untuk menyelesaikan laporan masing-masing yang jatuh tempo esok harinya. Mereka terlihat begitu serius, padahal, paginya mereka baru saja meninggalkan Desa Pao dengan derai air mata di kedua belah pihak, mereka dan penduduk. Mereka menjadi satu, larut dalam rasa haru dan kehilangan.&lt;br /&gt;            Seperti biasanya, penulisan bukanlah hal mudah bagi anak sekolah kita. Pendidikan kita hanya mengajarkan hapalan. Bagaimana mengumpul data, kemudian menyusunnya, merajutnya, mencari abstraksi dan sintesa untuk kemudian menghasilkan tulisan yang orisinil dan sistematis adalah hal yang sama sekali alpa di sekolah-sekolah kita. Untuk itu, kami harus memulai dari awal, dan harus puas dengan apapun hasilnya. Kami hanya menekankan, ‘proses lebih penting dari hasil.’&lt;br /&gt;            Untuk mempelajari dan mempraktekkan semua itu, anak-anak muda ini ternyata punya energi berlebih. Mereka bekerja dari pagi hingga dini hari, dan itu berlangsung selama dua hari. Dan hari ketiga mereka mengadakan presentasi yang dihadiri warga desa dan undangan lain dari Malino. Presentasi mereka lakukan dengan berbagai cara. Kami hanya memberitahu bahwa “Kalian harus mempertimbangkan latar belakang pemirsanya. Cari cara yang paling menarik”,  maka mereka pun bernyanyi, menggambar, membaca puisi, dan menampilkan lakon-lakon pendek untuk menyampaikan hasil penelitian mereka.&lt;br /&gt;            Wajah mereka berubah santai begitu presentasi selesai. Di sana-sini tawa, teriakan, canda, senyum, semua bersahut-sahutan. Mereka baru saja menyelesaikan sebuah babak dari hidup mereka yang masih panjang. Program sudah berakhir. Namun ini hanyalah akhir dari sebuah awal baru. Mereka akan berhadapan dengan hidup yang lebih rumit. Mereka adalah generasi yang tumbuh di tengah merebaknya fantasi yang kadang mampu melumpuhkan sensitifitas terhadap sesama.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-109214696806636998?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/109214696806636998/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=109214696806636998' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109214696806636998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109214696806636998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/08/sekolah-para-petualang-atawa-akademi.html' title='Sekolah Para Petualang atawa Akademi Bukan Fantasi'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-109181617567291324</id><published>2004-08-07T02:10:00.000+08:00</published><updated>2004-08-07T02:22:47.363+08:00</updated><title type='text'>diskusi buku Totto Chan</title><content type='html'>&lt;/blogitemurl&gt;&lt;em&gt;kalau ada murid yang dikeluarkan dari sekolah, apa yang terlintas di benak Anda?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="WIDTH: 154px; HEIGHT: 191px" height="129" src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/tc11.jpg" width="77" /&gt;&lt;br /&gt;Hadiri diskusi buku &lt;strong&gt;Totto Chan: Gadis Kecil di Tepi Jendela&lt;/strong&gt; di &lt;em&gt;cafe baca&lt;/em&gt; &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;biblioholic &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;[Jl. Perintis Kemerdekaan VI No. 03 Makassar] Sabtu, 07 Agustus 2004 pukul 15.30.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-109181617567291324?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/109181617567291324/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=109181617567291324' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109181617567291324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109181617567291324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/08/diskusi-buku-totto-chan.html' title='diskusi buku Totto Chan'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-109181011475569499</id><published>2004-08-07T00:33:00.000+08:00</published><updated>2004-08-10T22:17:23.486+08:00</updated><title type='text'>telah terbit 'Sekolah Para Petualang'!</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="WIDTH: 163px; HEIGHT: 266px" height="311" src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/buku.jpg" width="163" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selama meneliti tidak sedikit rintangan yang mereka harus lalui, mulai dari yang paling sepele seperti dikejar anjing atau menginjak ‘ranjau darat’ alias tahi sapi. Ada juga yang diusir informan di pasar. Ceritanya, waktu kelompok pertanian mulai menanyakan harga-harga pestisida pada penjualnya, tanpa memperkenalkan diri, pada saat pembeli lagi ramai. Alhasil, merekapun diusir. Ada juga yang membuat gusar informan sampai diancam dilempari tomat.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah penggalan kisah para peneliti muda dalam program Youth Camp 2004 di Tombolo Pao, Kabupaten Gowa yang terdapat dalam buku dan film dokumenter ‘Sekolah Para Petualang’. Dapatkan segera melalui pemesanan ke 08164383583 atau ke rumah_kamu@yahoo.com.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-109181011475569499?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/109181011475569499/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=109181011475569499' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109181011475569499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109181011475569499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/08/telah-terbit-sekolah-para-petualang.html' title='telah terbit &apos;Sekolah Para Petualang&apos;!'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-109180880001108855</id><published>2004-08-07T00:11:00.000+08:00</published><updated>2004-08-07T00:13:20.013+08:00</updated><title type='text'>ayo ke museum!</title><content type='html'>&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/museum.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Kaum Muda bekerja sama dengan Media Kajian Sulawesi, Lembaga Kajian Budaya Ininnawa, UKM Fotografi UNHAS, Jurusan Sejarah UNHAS dan Museum Kota Makassar mengadakan ‘ Pameran Foto Sejarah Makassar &amp; Soppeng 1900-1950 ‘pada hari Jumat 30 Juli – 01 Agustus 2004. bertempat di Museum Kota Makassar, Jl. Balaikota 11A Makassar mulai pukul 09.30 – 16.00 Wita. Pameran ini merupakan rangkaian akhir dari program ‘Ayo ke Museum’ yang telah dilaksanakan sejak tanggal 30 Juni 2004. Tujuan dari Program ‘Ayo ke Museum’ ini adalah untuk memperkenalkan sejarah Makassar paruh pertama abad ke-20, mempromosikan media-media penyimpan sejarah serta menumbuhkan kreatifitas dan kesadaran sejarah kepada generasi muda. Hal ini mengingat kesadaran kaum muda terhadap sejarah sangat kurang serta metode penyampaian pelajaran sejarah yang cenderung monoton dan monolog. Pameran ini merupakan karya dari beberapa siswa-siswi SMU alumni Youth Camp 2004, yaitu program pendidikan alternatif dalam bentuk pelatihan penelitian lapangan yang dilaksanakan oleh Rumah Kaum Muda secara tahunan. Rangkaian acara sebelumnya, telah dilaksanakan Orientasi Sejarah di Museum Kota Makassar pada tanggal 30 Juni – 2 Juli dengan pembicara antara lain DR. Edward Poelinggomang (pakar sejarah), Dra. A. Ima Kesuma, IC, M.Pd (Kepala Museum Kota) dan UKM Fotografi yang meliputi materi pengenalan sejarah, teknik pengumpulan informasi sejarah dan teknik dokumentasi &amp;amp; display. Orientasi yang sama juga dilakukan di Kab. Soppeng pada tanggal 6-7 Juli 2004. Tahapan selanjutnya adalah pengumpulan materi, pengolahan bahan dan terakhir pameran. Bersamaan dengan Pembukaan Pameran, juga dilaksanakan Peluncuran Buku &amp;amp; Film Dokumenter Youth Camp ‘Sekolah Para Petualang’. Buku dan Film Dokumenter tersebut menceritakan pengalaman dan hasil laporan Youth Camp 2004 yang dilaksanakan di Desa Pao, Malino, Kab. Gowa pada tanggal 3 – 12 Januari 2004.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-109180880001108855?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/109180880001108855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=109180880001108855' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109180880001108855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109180880001108855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/08/ayo-ke-museum.html' title='ayo ke museum!'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264982.post-109056648914669180</id><published>2004-07-23T14:54:00.000+08:00</published><updated>2004-08-10T21:50:14.190+08:00</updated><title type='text'>Polmas Februari 2005: Youth Camp 2005</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/yc1.jpg" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;strong&gt;apa itu youth camp?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;sebuah program pendidikan alternatif dalam bentuk pelatihan penelitian lapangan. program ini terdiri atas tiga tahap, yaitu orientasi program (berupa teknik-teknik penelitian, pengenalan fasilitator dan isu-isu penelitian), penelitian lapangan dan home stay (tinggal di rumah penduduk), serta penulisan dan presentasi laporan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;apa tujuan program ini?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;melatih kemampuan dasar penelitian lapangan;&lt;br /&gt;mengembangkan kualitas kepribadian dan kepercayaan diri;&lt;br /&gt;menjalin hubungan persahabatan sesama peserta;&lt;br /&gt;membangun empati generasi muda terhadap masyarakat pedesaan;&lt;br /&gt;memperkenalkan konsep-konsep pembelajaran seperti ‘pembelajaran mandiri’, dan ‘belajar dari masyarakat’. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;siapa yang boleh ikut?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;siswa smu/sederajat terseleksi dengan kriteria: kelas 1 &amp;amp; 2, aktif dalam kegiatan ekstra dan intra sekolah, dan mampu berbahasa inggris aktif. jumlah peserta 25 orang.&lt;br /&gt;bagaimana dengan biaya?&lt;br /&gt;panitia menanggung biaya konsumsi, akomodasi, dan transportasi yang dibutuhkan selama program. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;siapa fasilitator youth camp?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;tim fasilitator terdiri dari alumni fasid fieldwork program, pelatihan penelitian lapangan untuk mahasiswa pasca sarjana dan profesional muda dari jepang dan negara-negara asean. program ini diadakan oleh foundation for advanced studies on international development (fasid), yang berbasis di tokyo.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;apa kata alumni youth camp?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;"youth camp itu suatu kegiatan dimana kalian akan dilatih cara-cara meneliti. kalian bisa funky tapi ndak borju! bukan berarti kalian bisa ber-hp atau naik mobil mewah, melainkan bersosialisasi dengan masyarakat."&lt;/em&gt; (heriani/youth camp 2003)&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"youth camp membuat saya sadar begitu banyak hal yang terjadi di sekitar yang saya ketahui hanya kulit luarnya."&lt;/em&gt; (suci triyanti m./youth camp 2003)&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"youth camp sebenarnya bukan format pendidikan alternatif di indonesia. seharusnya, justru menjadi konsep dasar sistem pendidikan nasional. selama ini mutu pendidikan kita kurang memuaskan, kebanyakan teori".&lt;/em&gt; (fandi a. syarief/youth camp 2004)&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"….setiap materi diawali dengan permainan. bukan permainan doang! tapi, permainan berbobot. kami dilatih menganalisa/mencari apa maksud di balik sebuah materi."&lt;/em&gt; (nurlina salehe/youth camp 2004)&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"dari program inilah saya memperoleh satu pelajaran, "manusia tidak dapat hidup sendiri di dunia ini."&lt;/em&gt; (ahmad abdurrahman/youth camp 2004)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264982-109056648914669180?l=rumahkamu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahkamu.blogspot.com/feeds/109056648914669180/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7264982&amp;postID=109056648914669180' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109056648914669180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264982/posts/default/109056648914669180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahkamu.blogspot.com/2004/07/polmas-februari-2005-youth-camp-2005.html' title='Polmas Februari 2005: Youth Camp 2005'/><author><name>m aan mansyur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07855402410364863416</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v289/psychopoet/mansyur.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
